Contoh Interaksi Antar Organisme Berdasarkan Tipenya

Diposting pada
1.5/5 - (2 votes)

Jenis Interaksi Antar Organisme

Pada hakekatnya setiap ekosistem akan senantiasa menjadi tempat bagi komponen biotik dan komponen abiotik melangsungkan aktivitas kehidupannya. Kedua komponen tersebut saling berkaitan, dan saling membutuhkan. Selain hubungan antara komponen biotik dan abiotik, terdapat hubungan lain yang terjadi pada sesama komponen biotik, hubungan tersebut dinamakan interaksi antar organisme.

Interaksi antarorganisme sendiri mencakup hubungan timbal balik antar spesies atau tingkatan yang lebih tinggi lagi. Tipe-tipe interaksi yang terjadi antar organisme beserta contohnya akan dibahas lebih lanjut dalam artikel kali ini.

Interaksi Antar Organisme

Interaksi antar organisme kerpakali terjadi antara satu individu dengan individu lain. Sedangkan interaksi antar populasi terjadi antara kelompok individu dalam jenis yang sama dengan kelompok individu jenis lain yang tinggal pada makna habitat yang sama.

Interaksi terbesar terjadi dalam tingkat komunitas. Komunitas yang menjadi kumpulan dari populasi-populasi berbeda tinggal pada satu tempat yang sama dan pastinya saling berhubungan atau saling berinteraksi. Komunitas itu seperti sawah, sungai, dan lain-lain. Interaksi antar komunitas tidak hanya terbatas antara individu dengan individu saja, namun lebih luas lagi. Misalnya seperti aliran energi dan manfaat makanan.

Interaksi antar komunitas dapat terlihat pada daur-daur alam, misalnya daur karbon yang melibatkan ekosistem laut dan ekosistem darat. Interaksi-interaksi tersebut terjadi bukan tanpa sebab, namun adanya interaksi baik tingkat organisme, populasi, maupun komunitas dapat mempertahankan keseimbangan dari alam.

Dengan adanya keseimbangan alam maka ekosistem terjamin kualitasnya. Serta organisme yang ada didalamnya dapat hidup dengan layak dan meneruskan keturunan tanpa mengkhawatirkan kepunahan.

Contoh Interaksi Antar Organisme dan Tipenya

Tipe-tipe interaksi antar organisme terdiri dari beberapa macam. Seluruhnya berkaitan dengan kebutuhan sumber daya alam yang ada didalam ekosistem. Baik itu tempat tinggal, tempat untuk mencari sumber makanan, dan makanan itu sendiri.

Interaksi memberikan banyak macam hal bagi organisme yang terlibat didalamnya, bisa berupa keuntungan, kerugian, atau tidak menghasilkan apapun. Perbedaan dari hasil interaksi yang terjadi antar organisme dapat dilihat dari tipe-tipe interaksi itu sendiri, yaitu sebagai berikut;

  1. Netral

Netral adalah interaksi yang terjadi antar organisme pada suatu habitat yang sama. Hasil dari interaksi ini tidak saling mengganggu antara satu sama lainnya. Selain itu, interaksi netral juga tidak menguntungkan dan merugikan bagi kedua belah pihak. Interaksi netral banyak terjadi di ekosistem, khususnya dalam lingkup habitat.

Interaksi antar Organisme Bersifat Netral
  1. Contohnya yaitu pada habitat danau interaksi netral terjadi antara katak dengan ikan.
  2. Contoh lainnya yaitu pada habitat safana interaksi netral terjadi antara semut dengan kupu-kupu, dan masih banyak yang lainnya.
  1. Mutualisme

Mutualisme merupakan salah satu jenis simbiosis (hubungan timbal balik) yang juga termasuk interaksi. Mutualisme terjadi antara dua individu berbeda, interaksi ini sangatlah berguna bagi satu sama lain oranisme yang melakukannya. Ciri khas dari interaksi ini adalah, baik satu pihak maupun pihak lain mendapatkan keuntungan dari interaksi tersebut. Mutualisme terjadi pada berbagai macam habitat hewan dan tumbuhan.

Interaksi antar Organisme Bersifat Mutualisme
  1. Pada pertanian atau peternakan terjadi interaksi antara kerbau dengan burung jalak.
  2. Contoh lain pada habitat tanah terjadi interaksi simbiosis mutualisme antara bakteri rhizobium dengan tanaman kacang-kacangan. Satu lagi dan merupakan hal yang sering dilihat yaitu interaksi antara tanaman berbunga dengan kupu-kupu atau lebah penghasil madu.
  1. Parasitisme

Parasitisme juga merupakan jenis simbiosis yang terjadi pada dua atau lebih makhluk hidup. Interaksi parasitisme menimbulkan keuntungan bagi satu pihak saja akan tetapi pihak lain hanya menerima kerugian.

Interaksi antar Organisme Bersifat Parasitisme

Contoh dari interaksi parasitisme ini terjadi antara plasmodium yang ada pada darah manusia, kutu rambut pada hewan mamalia, tanaman tali putri dengan inangnya, dan lain sebagainya.

Terdapat tipe parasit lain yaitu hiperparasitisme, yaitu merupakan mekanisme yang menguntungkan bagi satu individu dengan memanfaatkan lebih dari satu otaganisme yang berbeda. Misalnya adalah protozoa Nosema algerae parasit bagi nyamuk, ia juga dapat menjadi parasit bagi larva schistosoma mansoni.

  1. Komensalisme

Komensalisme merupakan interaksi yang terjadi pada organisme yang menempati habitat yang sama. Interaksi keduanya menimbulkan keuntungan bagi salah satu organisme, akan tetapi organisme lainnya tidak mengalami keuntungan maupun kerugian apapun (netral).

Interaksi antar Organisme Bersifat Komensalisme

Contoh dari interaksi simbiosis komensalisme yaitu antara tanaman sirih dengan inangnya, tanaman anggrek dengan tanaman mangga, tanaman paku dengan tanaman jati, ikan remora dengan ikan hiu, dan udang dengan mentimun laut.

  1. Alelopati

Alelopati termasuk kedalam simbiosis atau interaksi antar organisme yang terjadi pada dua jenis organisme khususnya tanaman berbeda. Tanaman yang memiliki zat alelopati tidak akan mendapatkan keuntungan maupun kerugian dari interaksi ini. Sementara organisme lainnya akan terhalang pertumbuhannya sehingga dirugikan hingga layu bahkan mati.

Interaksi antar Organisme Bersifat Alelopati

Contoh dari alelopati adalah antara pohon walnut dengan tumbuhan lain dan jamur Penicillium sp, dengan bakteri tertentu. Baik pohon walnut ataupun jamur dapat menghasilkan zat toksik dan antibiotik berbahaya bagi tanaman yang ada di sekitarnya.

  1. Amensalisme

Amensalisme atau antibiosis merupakan hubungan antara organisme yang mana satu pihak mendapat keuntungan sementara pihak lainnya mendapatkan kerugian. Interaksi ini terjadi akibat adanya zat-zat tertentu yang menghambat pertumbuhan organisme lainnya.

Interaksi antar Organisme Bersifat Amensalism

Contoh dari simbiosis amensalisme terjadi pada alang-alang dengan tanaman budidaya, dan ganggang Hydrodictyon dan Scenedesmus dengan bakteri negatif yang hidup di sekitarnya.

  1. Predasi

Predasi adalah hubungan atau interaksi antar organisme yang terjadi antara dua pihak. Satu pihak berperan sebagai pemangsa, sementara pihak lainnya yaitu sebagai mangsa. Interaksi predasi biasanya terjadi pada hewan.

Interaksi antar Organisme Bersifat Predasi

Contoh dari predasi yaitu antara elang dengan ular, singa dengan kijang, cicak dengan nyamuk, burung dengan ulat, dan musang dengan itik atau anak ayam. Interaksi ini menghasilkan keuntungan bagi predator (pemangsa) akan tetapi sangat merugikan bagi organisme yang dimangsa.

  1. Kompetisi

Kompetisi adalah interaksi antar organisme yang terjadi pada skala populasi atau kumpulan organisme berbeda jenis dengan kebutuhan yang sama. Berawal dari kebutuhan yang sama, namun hal yang dibutuhkan tidak selalu ada dalam jumlah banyak. Maka kedua organisme harus berkompetisi untuk mendapatkan kebutuhannya.

Kompetisi disebut juga sebagai persaingan untuk mendapatkan sumber daya, baik berupa tempat tinggal, makanan, dan lain-lain.

Interaksi antar Organisme Bersifat Kompetisi

Contohnya yaitu antara singa dengan harimau di padang safana.

  1. Kompetisi Intraspesifik

Kompetisi intraspesifik adalah bentuk interaksi antar organisme yang ada didalam populasi. Kompetisi ini terjadi antara individu atau spesies dari jenis yang sama. Kompetisi intraspesifik terjadi ketika pada habitat kepadatan populasinya tinggi, namun sumber daya hanya ada dalam jumlah terbatas.

Interaksi antar Organisme Bersifat Kompetisi Intraspesifik

Contoh kompetisi intraspesifik ini terjadi pada ulat Spodoptera sp. yang merupakan hama tanaman budidaya. Pada waktu-waktu tertentu ulat tersebut melalukan kanibalisme akibat tanaman budidaya jumlahnya hanya sedikit dan tidak mencukupi kebutuhan ulat yang banyak.

  1. Kompetisi Interspesifik

Tipe kompetisi lainnya adalah interspesifik, yaitu merupakan kompetisi yang terjadi pada dua populasi berbeda namun tinggal pada habitat yang sama. Kompetisi interspesifik terjadi pada kondisi sumber daya yang sama diperebutkan namun jumlahnya terbatas.

Kompetisi interspesifik dapat berlangsung dengan kontak langsung, atau juga tidak langsung, yaitu dengan memperebutkan eksploitasi sumber daya alam yang sama.

Interaksi antar Organisme Bersifat Kompetisi Interspesifik
  1. Contoh dari kompetisi interspesifik yaitu antara predator singa dan hyena yang memperebutkan tempat tinggal atau wilayah kekuasaan.
  2. Contoh lain terjadi pada capung dengan belalang sembah yang berkompetisi secara langsung dengan eliminasi, saling memakan, atau mengusir ketika satu diantaranya sedang mencari makanan.

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa proses interaksi antar organisme merupakan suatu tindakan yang dilakukan antara dua atau lebih objek yang saling memengaruhi. Sehingga dalam hal ini realitas interaksi terjadi karena adanya hubungan secara langsung ataupun tidak langsung. Interaksi menyebabkan dampak antara satu sama lain individu yang melakukannya. Didalam kehidupan, interaksi terjadi pada suatu ekosistem dimana banyak jenis individu yang tinggal didalamnya.

Ekosistem adalah tempat yang menyediakan fasilitas hidup bagi organisme yang tinggal didalamnya. Namun untuk menjalani kehidupannya, tidak serta merta organisme dapat bergerak sendiri tanpa adanya hubungan dengan organisme lain. Hal inilah yang disebut dengan interaksi.

Interaksi tidak hanya terjadi antar organisme, tetapi bisa juga dalam skala yang lebih besar. Misalnya interaksi antar populasi dan interaksi antar komunitas. Perbedaannya adalah jumlah individu dan jenis-jenisnya yang lebih banyak yang berkaitan dalam proses interaksi.

Itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh bentuk interaksi antar organisme berdasarkan sifat yang dilihat dari tipenya. Semoga saja bisa memberikan pemahaman bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *