Jenis Habitat Hewan dan Contohnya

Diposting pada

Macam Habitat Hewan

Bumi menjadi tempat yang luas untuk dijadikan tempat tinggal bagi makhluk hidup. Keanekaragaman hayati yang tinggi akan beragam flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) dengan ciri khas masing-masing mengharuskan setiap makhluk hidup tidak ada pada habitat yang sama.

Hal ini didasari pada kebutuhannya yang mereka penehipun berbeda-beda pada tiap organisme. Oleh karena itulah bermacam-macam habitat hewan di muka bumi ini menjadi salah satu kajian yang menarik.

Habitat Hewan

Habitat adalah tempat dimana klasifikasi makhluk hidup ada di dalamnya. Habitat berasal dari sumber daya alam yang kondisinya memungkinkan banyak makhluk hidup di dalamnya. Baik hewan, tumbuhan, dan makhluk hidup terkecil sekalipun dapat bertahan hidup pada tempat dan ruang masing-masing.

Oleh sebab itulah dalam definisi habitat hewan dapat dikatakan jika tidak hanya diperuntukkan bagi makhluk hidup saja. Melainkan komponen abiotik yang merupakan kumpulan dari komponen tidak hidup ikut serta menyusun habitat. Jadi di dalam suatu habitat, komponen biotik dan abiotik merupakan satu kesatuan yang saling mendukung.

Selain komponen biotik dan komponen abiotik, terdapat tiga komponen penting yang menyusun habitat yaitu air, makanan, dan ruang serta tempat. Tanpa ketiga komponen tersebut, rasanya tidak sah untuk disebut sebagai habitat. Walaupun beberapa habitat tidak memiliki komponen yang telah disebutkan.

Jenis Habitat Hewan

Adapun untuk jenis-jenis habitat hewan dan contohnya secara terpereinci, antara lain sebagai berikut;

  1. Habitat Padang Rumput

Padang rumput merupakan habitat yang berada di wilayah padang rumput. Kawasan padang rumpur terbentang mulai dari wilayah tropis hingga subtropis. Curah hujan di daerah padang rumput berkisar 25 hingga 50 cm per tahunnya. Dengan curah hujan sebesar ini, hujan yang turun tidaklah teratur.

Oleh karena itu di padang rumput cukup sulit untuk mendapatkan air, sebab drainase yang rendah. Maka tumbuhan yang dapat tumbuh di padang rumput terbatas. Kebanyakan didominasi oleh jenis rerumputan.

Contoh hewan-hewan yang hidup pada habitat padang rumput diantaranya, kijang, jerapah, kambing liar, zebra, singa, dan harimau.

  1. Habitat Tundra

Tundra merupakan suatu tempat di mana suatu pertumbuhan tumbuhan jenis pepohonan tidak terlalu banyak karena terhambat. Selain itu pada habitat tundra suhu di lingkungan sekitar berada pada temperatur yang rendah. Oleh karena itu tidak banyak flora yang dapat tumbuh di habitat tundra.

Habitat tundra terdapat di wilayah bumi lingkar arktika yaitu di sebelah utara. Tundra juga dapat ditemukan di daerah dekat antartika, dan dapat berada di puncak pegunungan yang tinggi. Di tempat-tempat tersebut hampir mustahil pohon-pohon dapat hidup.

Daerah tundra memiliki iklim kutub, dengan musim dingin yang panjang dan musim panas yang panjang pada waktu yang berbeda. Hanya ditemukan semak belukar pada tundra, namun tidak dengan pohon yang berukuran tinggi. Karena hanya makhluk hidup yang dapat beradaptasi pada suhu rendah yang dapat hidup di habitat tundra.

Contoh hewan yang dapat bertahan hidup pada daerah tundra adalah rusa, rubah, burung elang,  burung hantu, penguin, dan banyak lagi yang lainnya.

  1. Habitat Gurun

Habitat gurun adalah tempat yang sulit untuk ditemukan air dalam jumlah banyak. Curah hujannya pun sangat rendah pada habitat gurun, yaitu hanya sekitar kurang dari 25 cm per tahun. Karena kondisinya yang didominasi oleh panas menyebabkan tingkat penguapan sangat tinggi.

Suhu pada habitat gurun sangat tinggi pada siang hari, mencapai 40 derajat celcius. Bahkan berlangsung lebih lama ketika musim panas. Namun saat hari menjelang malam, suhu turun rendah sangat drastis ke temperatur yang rendah.

Contoh hewan yang biasa berada di jenis habitat gurun ini adalah ular, unta, hamster, dan masih banyak yang lainnya.

  1. Habitat Hutan Basah

Habitat hutan basah juga biasa disebut dengan hutan hujan tropis. Hutan basah merupakan tempat yang kondisinya selalu basah ataupun lembab. Hal ini disebabkan karena curah hujan yang sangat tinggi, yaitu mencapai 200 cm per tahun.

Hutan hujan tropis dapat ditemukan di daerah khatulistiwa, yaitu kurang lebih 0-10 derajat ke utara hingga ke selatan garis khatulistiwa. Karena merupakan hutan yang cukup banyak curah air, pohon-pohon besar mampu tumbuh subur di hutan basah ini.

Begitupun dengan hewan-hewan yang ada di dalamnya, hewan yang memiliki habitat di hutan basah diantaranya adalah gajah, banteng, badak, dan lain sebagainya.

  1. Habitat Hutan Gugur

Hutan gugur adalah hutan yang terletak di daerah yang memiliki iklim tropis dan juga subtropis. Hutan gugur memiliki nama lain yaitu hutan musim tropika atau hutan monsun. Hutan gugur tersebar di wilayah Amerika Serikat bagian timur, di Inggris, dan sebagian berada di Australia.

Hutan gugur berada pada bagian negara yang memiliki empat musim dalam setiap tahunnya. Curah hujan pada hutan gugur dapat disebut cukup tinggi, karena mencapai 75 – 100 cm per tahun. Suhu di hutan gugur pada musim panas akan terasa hangat, sementara saat musim dingin tidak terlalu dingin.

Seperti namanya yaitu hutan gugur. Pada musim gugur tumbuhan akan meranggas menggugurkan daun-daunnya. Biasanya tumbuhan yang hidup memiliki daun dengan ukran yang lebar. Selain tumbuhan tentu banyak hewan yang juga menjadikan hutan gugur sebagai habitatnya, yaitu musang, sigung, tikus kayu, kucing hutan, bison, dan masih banyak yang lainnya.

  1. Habitat Hutan Taiga

Hutan taiga adalah habitat dengan sebutan lain hutan konifer. Hutan taiga terletak di daerah subtropis dan kutub-kutub bumi bagian utara. Taiga merupakan habitat daratan atau terestrial yang terletak di bawah bioma tundra.

Hutan taiga yang juga disebut sebagai hutan konifer, banyak tumbuhan dari jenis konifer yang tumbuh di dalamnya. Hutan taiga memiliki empat musim, dengan musim dingin yang sangat panjang dan musim panas yang pendek. Selain itu juga terjadi musim semi dan musim gugur.

Tidak banyak makhluk hidup yang hidup di habitat hutan taiga. Karena pada musim dingin, air tanah di kawasan hutan tersebut akan berubah menjadi es yang dapat mencapai dua meter di bawah tanah. Contoh hewan yang memiliki adaptasi untuk dapat bertahan hidup di habitat hutan taiga adalah beruang hitam, tupai, gagak, kelinci, dan lain-lain.

  1. Habitat Air Tawar

Habitat air tawar terbagi menjadi dua jenis yaitu air mengalir atau disebut lotik, dan air yang menggenang atau disebut lentik. Perairan yang mengalir selalu bergerak ke arah tertentu, sementara perairan menggenang hanya bergerak di tempat tertentu tanpa berpindah.

Habitat air tawar memiliki kandungan garam yang rendah pada airnya. Secara fisik dan biologi air tawar disebut dengan perantara antara habitat laut dan habitat darat. Hewan yang hidup di habitat air tawar di dominasi oleh kelompok piscess (ikan-ikan). Berikut contoh hewan yang hidup pada habitat air tawar yaitu ikan mas, belut, ikan lele, dan lain sebagainya.

  1. Habitat Air Laut

Habitat air laut biasa disebut juga dengan habitat bahari. Habitat laut terdiri dari air laut itu sendiri dan bagian pantai pasir. Air laut memiliki kadar garam yang tinggi. Pada daerah tropis kadar garamnya akan lebih tinggi dari pada air laut yang berada di wilayah khatulistiwa.

Air laut berdasarkan tingkat intensitas cahaya yang didapat terdiri dari dua bagian, yaitu fotik dan afotik. Bagian fotik mendapatkan cukup banyak cahaya, sementara bagian afotik kurang mendapatkan cahaya.

Habitat air laut dihuni oleh banyak keanekaragaman jenis hewan dan tumbuhan. Berikut contoh hewan yang ditemukan di habitat air laut diantaranya bintang laut, teripang, ikan pari, ikan paus dan banyak yang lainnya.

Penjelasan di atas adalah sebagian kecil dari banyaknya habitat yang tersebar di seluruh bagian bumi ini. Namun sudah cukup mewakili, karena dari setiap habitat memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Karakteristik memungkinkan hewan-hewan tertentu saja yang dapat bertahan hidup pada masing-masing habitat. Yaitu makhluk hidup yang memiliki kemampuan beradaptasi.

Kesimpulan

Dari penjelasan terkait jenis habitat hewan dan contohnya diatas, dapat dikatakan bahwa tidak semua berada pada wilayah dengan empat musim. Habitat yang ada di wilayah yang mengalami empat musim diantaranya, habitat tundra, hutan gugur, dan hutan taiga.

Selain itu, sesuai dengan persebaran keanekaragaman hewan yang ada di bumi. Habitat yang merupakan tempat tinggal dari fauna tidak hanya berada pada daratan. Namun terdapat dua habitat yang disebut perairan yaitu habitat air tawar dan habitat air laut.

Meskipun yang hidup di dalamnya kebanyakan adalah dari jenis ikan-ikanan, akan tetapi dengan anatomi yang berbeda tidak semua ikan dari air tawar dapat tinggal di laut dan juga sebaliknya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *