Contoh Piramida Makanan dalam Ekosistem

Diposting pada
Rate this post

Contoh Piramida Makanan

Interaksi makhluk hidup yang ada pada linkungan sangat banyak jenisnya. Dalam ilmu mengenai arti ekosistem dikenal dua interaksi yaitu piramida makanan dan rantai makanan. Dimana piramida makanan menggambarkan posisi mulai dari produsen hingga konsumen tingkat tinggi pada suatu ekosistem.

Yang pasti berbagai contoh piramida maknan digolongkan lagi menjadi dua kelompok berdasarkan arti habitatnya, yaitu piramida makanan ekosistem darat dan piramida makanan ekosistem perairan. Pembagian ini didasarkan pada habitat dan makanan organisme yang secar umum terbagi menjadi darat dan laut. Dengan demikian, jenis makanan, cara hidup, dan ekosistem antara keduanya pasti berbeda.

Piramida Makanan

Piramida makanan adalah pembagian terhadap populasi hewan dan tumbuhan yang bisa dilihat berdasarkan jumlahnya. Pembagian ini sendiri juga berlangsung pada ekosistem dan digambarkan dalam bentuk susunan piramida.

Disisi lain manfaat piramida makanan merupakan gambaran berupa informasi mengenai pengelompokkan ekosistem. Piramida ini membandingkan komposisi dan jumlah dari biomassa yang dikelompokkan menjadi produsen, konsumen I, konsumen II, dan konsumen III.

Didalam ekosistem yang normal, produsen menempati jumlah terbanyak di sebuah ekosistem. Lalu, jumlah konsumen tingkat I lebih banyak jika dibandingkan konsumen tingkat II. Dan konsumen tingkat II lebih banyak dibandingkan konsumen tingkat III dan seterusnya.

Contoh Piramida Makanan

Beberapa contoh piramida makanan yang terjadi pada ekosistem yaitu sebagai berikut;

  1. Ekosistem Laut

Pada arti ekosistem laut urutan pertama ditempati oleh fitoplankton yang berperan sebagai produsen. Susunan ini terbentuk dengan;

  1. Ikan ukuran kecil berperan sebagai konsumen I
  2. Anjing laut sebagai konsumen II
  3. Paus pembunuh sebagai konsumen III

Fitoplankton berperan menjadi produsen karena dapat menghasilkan makanan yang selanjutnya dimanfaatkan oleh konsumen tingkat I. Jumlah dari fitoplankton menempati jumlah terbanyak dan menjadi sumber cadangan makanan bagi makhluk hidup yang ada pada ekosistem laut.

Ikan-ikan kecil atau ikan besar pemakan fitoplankton dikelompokkan menjadi konsumen tingkat I. Konsumen paling pertama ini disebut sebagai tingkat I karena klasifikasi makhluk hidup inilah yang memakan produsen pertama kali.

Konsumen tingkat II adalah makhluk hidup yang memakan konsumen tingkat I untuk memenuhi nutrisi hidupnya. Pada ekosistem laut, anjing laut berperan sebagai konsumen tingkat II dengan memakan ikan-ikan kecil.

Terakhir konsumen tingkat tiga, adalah makhluk hidup yang ada di puncak piramida pada ekosistem laut yaitu paus pembunuh. Dalam piramida makanan ekosistem laut, makhluk hidup terbesar adalah tingkatan paling atas karena tidak ada lagi makhluk hidup laut yang akan memangsanya.

  1. Ekosistem Padang Rumput

Produsen pada ekosistem padang rumput yaitu jenis habitat tumbuhan-tumbuhan yang mampu membuat makanana sendiri dan sebagai kebutuhan bagi konsumen I kelompok hewan herbivora. Konsumen I terdiri dari herbivora seperti rusa, jerapah, zebra, dan lain-lain.

Pada ekosistem padang rumput, konsumen I akan dimangsa oleh konsumen dengan tingkat lebih tinggi yaitu pemakan hewan seperti singa, harimau, dan sejenisnya.

  1. Ekosistem Peternakan

Peternakan adalah salah satu ekosistem darat yang tidak hanya diisi oleh hewan, namun tumbuhan. Produsen pada ekosistem peternakan yaitu rerumputan dan dedaunan yang dikonsumsi oleh hewan misalnya serangga dan tikus sebagai konsumen tingkat I.

Konsumen tingkat II ditempati oleh ayam dan sejenisnya yang memakan serangga. Sementara konsumen tingkat III dan yang tertinggi ditempati oleh elang.

  1. Ekosistem Hutan

Ekosistem hutan yang merupakan ekosistem alami memiliki keanekaragaman yang sangat tinggi. Di dalamnya banyak terjadi interaksi antar makhluk hidup, salah satunya digambarkan melalui piramida makanan yaitu dengan tumbuhan sebagai produsen.

Konsumen I adalah kumpulan hewan yang memakan tumbuhan atau disebut herbivora, untuk mendapatkan makanan yang sumbernya sama diantara hewan herbivora terjadi kompetisi. Sementara itu untuk konsumen I yang merupakan sumber makanan dari konsumen II akan dimangsa oleh konsumen II yang bisa jadi juga merupakan konsumen puncak pada ekosistem.

  1. Ekosistem Rawa-rawa

Rawa-rawa adalah ekosistem yang berada di sekitar daratan dan lautan. Umumnya keberadaan rawa-rawa bersifat permanen atau musiman, ditandai dengan permukaan yang tergenang oleh air. Tipe interaksi antar organisme yang berperan sebagai produsen yaitu alga atau ganggang yang selanjutnya akan dimakan oleh ikan sebagai konsumen I. Konsumen puncak pada ekosistem rawa yaitu burung bangau.

Alga dan ganggang menempati posisi terbawah pada piramida makanan. Walaupun demikian jumlah dua organisme tersebut adalah yang terbanyak. Sebagai organisme autotrof, alga dan ganggang dibantu oleh sinar matahari untuk membentuk makanannya sendiri.

Lalu makanan yang ada pada dirinya akan dimanfaatkan oleh konsumen satu untuk memenuhi kebutuhan hidup yaitu makanan untuk kesehariannya.

Itulah tadi artikel yang bisa kami uraikan pada kalian terkait dengan contoh piramida makanan yang ada dalam ekosistem laut, padang rumput, peternakan, hutan, dan rawa-rawa. Semoga saja memberikan edukasi serta literasi untuk semua kalangan yang sedang membutuhkannya pada saat ini.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *