Contoh Rantai Makanan dalam Ekosistem

Diposting pada
1/5 - (1 vote)

Contoh Rantai Makanan

Rantai makanan pada dasarnya yang menjadi serangkaian proses makan dan memakan yang umumnya terdiri dari beberapa komponen. Komopnen tersebut antara lain yaitu produsen, konsumen, dan dekomposer. Ketiganya membentuk keseimbangan yang berlangsung pada suatu arti ekosistem. Dimana untuk organisme yang menempati peran tadi memiliki peran masing-masing di dalam ekosistem.

Atas adasar demikinalah berbagai contoh rantai makanan seperti namanya akan senantiasa digambarkan dalam bentuk rantai.

Rantai Makanan

Rantai makanan menggambarkan peristiwa interaksi makan dan dimakan yang terjadi antar makhluk hidup. Dalam rantai makanan ini akan terjadi proses perpindahan energi antara jenjang organisme mulai dari tingkat trofik yang rendah ke tingkat trofik yang lebih tinggi

Oleh karena itu, rantai makanan juga sering diartikan sebagai proses perpindahan energi yang berasal dari makanan, energi ini bergerak secara linier dari produsen ke konsumen paling atas.

Contoh Rantai Makanan

Contoh dari rantai makanan yang terjadi pada beberapa ekosistem dapat dilihat di bawah ini;

  1. Ekosistem Sawah

Sawah adalah ekosistem buatan, biasanya terdiri dari tipe interaksi antar organisme yang homogen pada semua tingkatan trofik. Di sawah, tanaman padi berperan menjadi produsen karena merupakan organisme autotrof yang mampu membuat makanan sendiri dan berguna bagi organisme lain.

Dengan alasan tersebut, padi menempati tingkat trofik paling rendah pada rantai makanan. Selanjutnya organisme yang memakan padi disebut dengan konsumen pertama yaitu bisa berupa burung pemakan biji, serangga, dan keong.

Lalu konsumen kedua menjadi bahan makanan bagi konsumen ketiga yang bukan jenis herbivora, misalnya ular sawah, tikus, dan katak.

Jumlah konsumen pada tingkat trofik di ekosistem sawah jumlahnya tidak terbatas. Namun umumnya yang menempati tingkat trofik teratas adalah organisme pengurai atau dekomposer. Organisme atau mikroorganisme ini tidak lagi dimangsa oleh organisme lain.

Padi dimakan oleh serangga, serangga dimakan oleh katak, katak dimakan oleh ular sawah, ular sawah dimakan oleh elang, elang yang mati diurai oleh pengurai

  1. Ekosistem Sungai

Sungai adalah salah satu ekosistem perairan jenis lotik, yaitu perairan yang mengalir. Didalam sungai terdapat organisme produsen berupa alga yang dapat membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis dengan bantuan dari cahaya matahari.

Alga yang merupakan sumber makanan terdiri dari jumlah banyak, sehingga dapat memenuhi kebutuhan ikan-ikan yang ada disana.

Ikan pemakan alga disebut dengan konsumen pertama. Sedangkan ikan-ikan lain atau bangau yang bukan merupakan pemakan tumbuhan disebut dengan konsumen kedua. Sampai tingkat trofik puncak ekosistem sungai yaitu organisme pengurai.

Energi matahari digunakan oleh alga, alga dimakan oleh ikan, ikan dimakan oleh burung bangau, burung bangau yang mati diurai oleh pengurai

  1. Ekosistem Danau

Danau adalah ekosistem yang dapat dikelompokkan sebagai ekosistem alami ataupun buatan. Rantai makanan di danau ditempati oleh fitoplankton sebagai produsen yang mampu menunjang kehidupan organisme lain pada ekosistem. Lalu konsumen pertama yaitu ikan atau zooplankton, hingga konsumen teratas pengurai.

Fitoplankton dimakan oleh zooplankton, lalu zooplankton dimakan oleh larva capung,larva capung dimakan oleh ikan, ikan dimakan oleh burung bangau, burung bangau yang mati diurai oleh pengurai

  1. Ekosistem Kebun

Kebun adalah ekosistem buatan, sehingga keanekaragaman organisme termasuk rendah. Contoh dari rantai makanan yang ada pada kebun yaitu energi matahari dimanfaatkan oleh sawi, sawi dimakan oleh ulat, ulat dimakan oleh burung, burung dimakan oleh kucing, kucing yang mati diurai oleh pengurai

  1. Ekosistem Savana

Savana atau padang rumput merupakan ekosistem yang biasanya terbentuk pada daerah iklim tropis atau sub tropis. Ekosistem savana adalah tempat yang nyaman untuk herbivora. Populasi herbivora yang banyak mampu mengundang karnovira untuk memangsa. Sehingga, rantai makanan yang terjadi seperti di bawah ini.

Energi matahari dimanfaatkan oleh rumput, rumput dimakan oleh zebra, zebra dimakan oleh singa, singa yang mati diurai oleh pengurai

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa rantai makanan juga berperan sebagai skema kehidupan yang menempati berbagai klasifikasi makhluk hidup menjadi saling ketergantungan. Digambarkan melalui rantai makanan yang berperan memenuhi kebutuhan organisme satu dengan organisme lainnya.

Rantai makanan terjadi pada setiap ekosistem, akan tetapi prosesnya berbeda sesuai dengan karakteristik ekosistem masing-masing.

Itulah tadi artikel yang bisa kami kemukakan pada kalian tentang adanya berbagai contoh rantai makanan yang ada di dalam ekosistem sawah, sungai, danau, kebun, dan savana. Semoga memberikan literasi untuk kalian yang sedang membutuhkan.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *