Manfaat Pemuaian dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Manfaat Pemuaian

Berbagai contoh penyusutan dan pemuaian pada hakekatnya adalah peristiwa perubahan pada wujud benda yang meliputi ukuran panjang, luas, atau bahkan volume yang dimiliki oleh suatu klasifikasi benda. Baik pemuaian atau penyusutan berhubungan dengan perubahan arti suhu yang terjadi pada lingkungan sekitar.

Atas terjadinya peristiwa pemuaian inilah banyak memberikan manfaat bagi keberadaan makhluk hidup dalam menjalankan aktifktasnya di kehidupan sehari-hari.

Pemuaian

Pemuaian adalah proses yang terjadi pada benda ketika benda dipanaskan, molekul-molekul yang ada pada klasifikasi benda akan ikut memanas. Ketika pemuaian terjadi benda akan bergetar lebih cepat sehingga amplitudo getaran pun semakin bertambah besar. Dari peristiwa tersebut jarak antar molekul akan menjadi lebih besar dan terjadilah pemuaian.

Manfaat Pemuaian

Pemuaian pada benda memiliki manfaat yang berbeda-beda, bergantung pada bidang dan teknologi yang digunakan. Berikut adalah beberapa kegunaan yang dimiliki dari serangkaian peristiwa pemuaian, antara lain;

  1. Pemasangan Rel Kereta

Rel kereta yang menjadi jalur lintasan kereta selalu dipasang dengan jarak tertentu. Pemasangan rel tidak pernah rapat, sebab bahan padat yang menyusun rel kerta dapat mengalami pemuaian. Apabila rel dipasang secara rapat, akan berisiko terjadi pembengkokan dan membahayakan kereta yang melintas.

Rel kereta akan memuai ketika suhu berubah menjadi tinggi pada siang hari. Ketika memuai, rel kereta bertambah panjang dan luasnya, sehingga pada siang hari rel terlihat lebih rapat daripada jarak semula. Ketika suhu turun rel yang memuai akan kembali ke ukuran semula.

  1. Kaca Jendela

Kaca jendela memiliki prinsip yang sama seperti rel kereta api. Pemasangan kaca jendela selalu menyisakan jarak pada bingkai jendela. Sebab pada suhu yang tinggi kaca akan memuai, ditandai berubahnya ukuran sehingga lebih merapat ke bingkai jendela.

Kaca pada jendela akan kembali ke ukuran semula ketika suhu berubah dari tinggi ke rendah. Peristiwa pemuaian pada kaca jendela hanya terjadi sementara dan dipengaruhi oleh adanya kenaikan suhu pada lingkungan sekitar.

  1. Pemasangan Kabel Listrik

Kabel listrik yang senantiasa dipasang pada setiap tiang satu ke tiang listrik lainnya. Jika diperhatikan, pemasangan kabel listrik selalu dibuat kendur antara satu sama lain. Pemasangan yang kendur bertujuan agat ketika pada suhu yang rendah kabel tidak akan putus.

  1. Penyambungan Dua Plat Logam

Dua plat logam yang bersatu disambung menggunakan paku keling. Kedua plat akan diberi lubang untuk disambungkan, lalu setelah itu dipasangkan paku keling panas. Ketika sudah dingin, paku akan menyusut dan mengakibatkan kedua plat logam tersambung dengan kuat.

  1. Bidang Konstruksi

Sifat pemuaian dan penyusutan benda telah diketahui oleh para ahli konstruksi. Jalan raya, jembatan, dan bangunan menggunakan banyak bahan yang dapat memuai dan menyusut. Sering kali kita temukan jalanan yang retak dan rusak pada musim kemarau,  hal ini disebabkan karena baha dan aspal yang memuai.

Selain aspal, jembatan juga terbuat dari banyak besi baja yang disambungkan. Bahan-bahan ini dapat memuai akibat perubahan suhu. Untuk mengurangi risiko pemuaian maka sambungan bahan-bahan tersebut harus diberi celah atau rongga agar tidak timbul kerusakan.

  1. Penggunaan Bimetal pada Setrika Listrik dan Termometer

Bimetal merupakan benda logam yang memiliki koefisien muai panjang berbeda. Pada alat-alat yang ada di sekitar kita, dua logam digabungkan menjadi satu. Alat yang menggunakan bimetal diantaranya setrika listrik dan termometer.

Setrika listrik memanfaatkan bimetal sebagai sakelar otomatis yang berfungsi ketika setrika panas berlebihan. Bimetal akan bertambah panas ketika arus listrik pada kumparan mengalir dan menyebabkan setrika beserta elemen-elemen yang ada di dalamnya.

Ketika setrika mulai panas, bimetal akan melengkung dan memutuskan arus listrik. Akibat dari melengkungnya bimetal elemen yang ada pada setrika akan menjadi dingin. Saat bimetal dingin, bentuknya kembali seperti semula, yaitu lurus dan kembali menyentuh kontak yang menyebabkan listrik kembali mengalir.

Selain setrika listrik, termostat atau termometer bimetal juga memanfaatkan bimetal. Untuk mengukur suhu, salah satu sisi bimetal akan melengkung, dengan ujung satu dihubungkan pada jarum penunjuk dan ujung lainnya tetap lurus.

Saat suhu bertambah tinggi, maka bimetal akan melengkung. Akibat lengkungan dari bimetal mendesak jarum penunjuk hingga bergerak pada skala tertentu. Angka yang ditunjuk oleh jarum merupakan suhu pada kondisi saat itu.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa pemuaian sebagai proses bertambahnya ukuran pada benda yang diakibatkan oleh kenaikan temperatur yang ada pada zat benda tersebut. Pemuaian dapat terjadi pada seluruh wujud zat, baik zat padat, zat cair, dan zat gas.

Nilai besar kecilnya pemuaian dalam penerapan ilmu fisika dalam kehidupan sehari-hari ini bergantung pada ukuran awal benda, selain itu, jenis zat dan kenaikan suhu di lingkungan sekitarnya. Pemuaian umumnya terjadi ketika suhu berubah menjadi lebih panas. Akibat pemuaian sebuah benda dapat bertambah panjang, lebar, luas, dan bahkan berubah ukuran volumenya.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca berkenaan dengan manfaat adanya peristiwa pemuaian yang kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi edukasi dan referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *