Cabang Ilmu IPA (Biologi) dan Penjelasannya

Diposting pada
Rate this post

Cabang Ilmu Pengetahuan Alam

Ilmu pengetahuan alam termasuk dalam arti biologi memiliki banyak cabang yang saling berkaitan. Setiap ilmu tidak bisa berdiri sendiri tanpa hadirnya ilmu lain, sebab kesatuan yang ada di alam ini saling berhubungan dan saling membutuhkan.

Tidak hanya biologi yang memiliki cabang ilmunya sendiri, namun ilmu pengetahuan alam lain seperti fiska dan kimia pun memiliki cabangnya sendiri. Pada artikel kali ini akan membahas cabang ilmu biologi secara khusus lengkap dengan penjelasannya.

IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

IPA adalah disiplin ilmu sains yang mempelajari prosedur secara ilmiah melalui penelitian eksperimen yang dihasilka oleh seseorang yang menggeluti bidang studi pengetahuan. Khususnya cangkupan ilmu ini meliputi fisika, kimia, matematika, dan biologi.

Cabang Ilmu IPA

Beberapa cabang ilmu pengetahuan alam yang kegunaannya erat dalam kehidupan kita diantaranya yaitu sebagai berikut :

  1. Botani

Botani disebut juga sebagai ilmu tumbuh-tumbuhan, didalamnya termasuk jamur, alga dengan subcabang lain yang khusus membahas keduanya, yaitu mikologi dan fikologi. Dengan begitu ilmu botani mempelajari berbagai rumpun ilmu yang ada di biologi.

Misalnya genetika, pertumbuhan, metabolisme, reproduksi, perkembangan, interaksi, dan evolusi. Namun semuanya sudah tentu berhubungan dengan tumbuh-tumbuhan.

Istilah botani seperti banyaknya istilah lain berasal dari bahasa Yunani Kuno ‘botane’  yang artinya rerumputan atau padang penggembalaan. Sampai saat ini botani sudah mempelajari sekitar 400.000 spesies organisme, yang mana 260 diantaranya yaitu tumbuhan vaskuler atau berpembuluh, dan 248 lainnya adalah kelompok angiospermae. Para ahli yang menekuni bidang botani disebut sebagai botaniwan atau ahli botani.

  1. Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai interaksi antar organisme dengan lingkungan tempatnya hidup, dan dengan faktor lainnya yang ada di lingkungan. Kata ekologi berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘oikos’ yang berarti habitat dan ‘logos’ yang berarti ilmu.

Ekologi diketahui mejadi ilmu yang mempelajari dengan baik interaksi antar makhluk hidup dan interaksi antara makhluk hidup dengan komponen lingkungan lainnya. Istilah ekologi pertama kali dikemukaan oleh Ernst Haeckel pada tahun 1834 sampai dengan 1914. Didalam ilmu tersebut juga mempelajari kesatuan sistem dengan lingkungan.

  1. Anatomi

Anatomi merupakan cabang ilmu biologi yang secara khusus mempelajari mengenai struktur tubuh makhluk hidup. Kata anatomi berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘ana’ yang artinya habis atau keatas  dan ‘tomos’ yang artinya memotong. Jadi maksud dari kata anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh manusia dengan cara menguraikannya menjadi bagian yang lebih kecil.

Bagian-bagian tersebut seperti organ luar yang dapat terlihat dan juga organ dalam. Kemudian bagian itu dipelajari serta diperiksa menggunakan mikroskop.

  1. Fisiologi

Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan. Cabang biologi ini menggunakan berbagai metode khusus untuk mempelajari tentang sel, biomolekul,  organ, jaringan, sistem organ, dan bahkan  hingga tingkat organisme, yang secara keseluruhan menjalankan fungsi secara fisik dan kimia dan bertujuan untuk mendukung kehidupan.

Berdasarkan objek kajiannya, fisiologi dibedakan menjadi fisiologi tumbuhan dan fisiologi hewan. Namun prinsip fisiologi tetaplah universal dan tidak bergantung pada jenis makhluk hidup yang dipelajari.

  1. Patologi

Patologi adalah cabang biologi sekaligus kedokteran yang berkaitan erat dengan ciri serta perkembangan penyakit. Untuk mengetahuinya dilakukan analisis terhadap perubahan fungsi dan bagian-bagian tubuh. Ilmu patologi terbagi menjadi dua, yaitu patologi klinik dan patologi anatomi.

Patologi klinik mengkaji perubahan yang ada pada fungsi nyata fisiologi tubuh. Sedangkan patologi anatomi mengkaji organ tubuh. Pemeriksaan patologi mencakup organ, jaringan, cairan tubuh, dan juga ke seluruh bagian tubuh atau autopsi. Ilmu ini berguna pada investigasi tertentu dan juga untuk mengetahui riwayat kesehatan seseorang.

  1. Epidemiologi

Epidemiologi adalah ilmu yang berfokus pada pola penyakit dan kesehatan pada tingkat populasi. Ilmu ini merupakan model corestone penelitian kesehatan masyarakat yang membantu menginformasikan kedokteran berbasis bukti yang ada.

Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit dan juga menentukan pendekatan terhadap penanganan yang optimal.

Saat ini epidemiologi sudah berkembang dengan baik pada pendalaman ilmunya dan juga ada perluasan ilmunya. Perluasan epidemiologi mencakup bidang-bidang tertentu seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan mikrobiologi. Hal ini sangat diperlukan sebab manfaat epidemiologi sangat nyata.

Pendalaman ilmu pola kesehatan dan penyakit ini meliputi pengelolaan agroekosistem dan peramalan yang berbasis komputer. Epidemiologi menggunakan banyak alat ilmiah dari kedokteran, statistik, sosiologi, dan antropologi.

Ilmu ini berkaitan erat dengan ilmu sosial lainnya sebab penyakit dapat mengikuti arus migrasi  penduduk. Sehingga pemahaman mengenai pergerakan penduduk, serta pemahaman mengenai musim penting untuk mengetahui penyebaran penyakit yang ada pada populasi tertentu. Dengan mengetahui penyebaran penyakit, maka cara untuk menanggulanginya akan lebih tepat.

  1. Biokimia

Biokimia merupakan ilmu yang membahas mengenai kimia pada makhluk hidup. Biokimia mempelajari molekul dan juga reaksi kimia yang dibantu oleh enzim dan berlangsung pada seluruh organisme.

Kajian biokimia meliputi struktur dan fungsi dari komponen seluler, asam nukleat, lipid, karbohidrat, protein, serta biomolekul lainnya. Saat ini ilmi perpaduan antara biologi dan kimia lebih berfokus pada arti kimia reaksi melalui media enzim dan sifat-sifat protein.

  1. Biologi Kelautan

Biologi kelautan merupakan cabang ilmu ang mempelajari kehidupan yang ada didalam laut. Mencakup makhluk hidup yang ada serta interaksinya dengan lingkungan. Terdapat banyak alasan mengapa biologi kelautan penting untuk dipelajari.

Beberapa alasannya yaitu karena laut menyediakan sumber makanan, sumber obat-obatan, bahan dasar, rekreasi dan juga pariwisata. Biologi mencakup skala besar yaitu mulai dari organisme mikro seperti plankton dan fitoplankton hingga hewan terbesar seperti paus.

Peraian menutupi 71% permukaan Bumi ini, kedalamannya meliputi 300 kali volume yang ditinggali oleh manusia. Walaupun demikian, manusia dan organisme lain di daratan masih bergantung pada sumber daya alam yang ada di laut.

  1. Biologi Sel

Biologi sel atau sitologi berasal dari bahasa Yunani yaitu ‘kytos’ yang artinya wadah. Biologi sel mempelajari sel-sel baik hewan ataupun manusia. Bahasan yang dipelajari biologi sel adalah sifat-sifat fisiologis misalnya struktur dan organel yang ada di dalam sel,  lingkungan sel, antaraksi sel, daur hidup, pembelahan, bahkan kematian sel.

Karena sel merupakan hal mikroskopik, maka untuk mempelajarinya membutuhkan teknologi mumpuni seperti mikroskop dan lain-lain. biologi sel juga mempelajari organisme bersel tunggal seperti bakteri dan sel-sel terspesialisasi lainnya yang ada pada organisme multiseluler seperti manusia.

  1. Biofisika

Biofisika adalah cabang ilmu fisika dan biologi yang membahas mengenai apllikasi dari aneka perangkat dan hukum fisika. Ilmu ini digunakan untuk menjelaskan fenomena hayati yang terjadi. Ilmu biofisika berkembang pesar pada awal tahun 1980, saat ini semakin mapan dengan teori fisika yang ada. Contoh dari biofisika yaitu mengenai materi, energi ruang, serta waktu yang terjadi pada sistem biologi.

  1. Genetika

Genetika adalah cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari mengenai pewarisan sifat pada organisme dan juga virus serta prion. Ilmu tentang gen juga merupakan sebutan dari genetika. Ilmu ini diperkenalkan oleh William Bateson tahun 1906.

Kajian genetika mencakup wilayah subseluler hingga ke populasi. Genetika menjelaskan mengenai material bahan genetik, ekspresi genetik, dan pewarisan genetik.

  1. Paleontologi

Berasal dari bahasa Yunani, paleontologi menjadi ilmu yang mempelajari kehidupan prasejarah. Cakupannya yaitu terkait studi fosil untuk mengetahui dan menentukan evolusi suatu makhluk hidup dan juga interaksi terhadap organisme lain dan lingkungan sekitarnya.

Pengamatan yang berkaitan dengan paleontologi telah didokumentasikan sejak abad ke-5 sebelum masehi. Ilmu ini berkembang pada abad ke-18. Paleontologi merupakan ilmu yang berbatasan antara biologi dan geologi. Perbedaannya antara arkeologi adalah ilmu ini tidak mempelajari kebudayaan homo sapien modern.

  1. Virologi

Virologi merupakan cabang biologi yang khusus mempelajari tentang virus. Virus yang merupakan suborganisme menjadi kajian yang dibutuhkan, sebab seringkali penyakit yang diidap oleh makhluk hidup disebabkan oleh virus.

Virologi menjadi penting dan bermanfaat pada bidang industri farmasi dan pertanian. Selain itu, adanya virologi menjadi perhatian bagi bidang kedoteran baik kedokteran hewan dan manusia.

  1. Histologi

Histologi adalah cabang ilmu yang mempelajari mengenai struktur jaringan dengan mendetail. Histologi memerlukan mikroskop dan sediaan jaringan tipis untuk diteliti. Nama lain dari histologi adalah ilmu anatomi mikroskopis.

Histologi sangat berguna untuk mempelajari fungsi dari fisiologi sel dalamtubuh manusia, hewan, dan tumbuhan. Histologi memiliki sub cabang ilmu yaitu histopatologi yang berfungsi mendiagnosa penyakit akibat perubahan fungsi fisiologi serta deformasi organ.

Nah, demikianlah tadi artikel yang bisa kami berikan pemahaman pada pembaca berkenaan dengan cabang studi Ilmu Pengetahuan Alam beserta dengan penjelasan lengkapnya. Semoga bisa memberi edukasi dan referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *