Contoh Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia dan Peristiwa Alam

Diposting pada
Rate this post

Contoh  Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia dan Peristiwa Alam

Lingkungan merupakan sekumpulan sumber daya alam yang harus terus dijaga. Sebagai tempat bagi mahkluk hidup, lingkungan memberikan apa saja yang dibutuhkan oleh kita. Timbal baliknya agar lingkungan terus memiliki kemampuan tersebut maka eksplorasi lingkungan harus diiringi dengan pelestarian.

Kerusakan Lingkungan

Namun dewasa ini kualitas lingkungan semakin menurun, hal ini dapat dilihat dari kerusakan-kerusakan pada lingkungan. Kebanyakan hal ini adalah akibat ulah manusia, walaupun kadang pula karena aktivitas dari alam itu sendiri.

Dampak dari kerusakan lingkungan bukan hanya dirasakan oleh klasifikasi makhluk hidup saat ini, akan tetapi juga bagi generasi mendatang.

Lingkungan Akibat Ulah Manusia

Contoh Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia
Contoh Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia

Dari banyaknya jenis makhluk hidup di lingkungan, manusia adalah satu-satunya organisme yang menyebabkan kerusakan terparah pada lingkungan. Sebab manusia tidak hanya memiliki akal, tetapi juga nafsu untuk dapat mengendalikan dan menguasai lingkungan demi kebutuhannya.

Sering kali perilaku yang tidak bijak tersebut menyebabkan kerusakan-kerusakan alam seperti di bawah ini:

  1. Pencemaran Air

Populasi manusia saat ini semakin meningkat, seiring terjadinya hal tersebut bukan hanya kebutuhan manusia saja yang meningkat namun limbah yang dihasilkan. Tidak banyak orang yang dengan mudah menerapkan pengelolaan sampah seperti prinsip 3R Reduce, Reuse, Recycle. Bahan baku lebih banyak berasal dari benda-benda yang tidak mudah diurai kembali, seperti plastik, seng, besi, dan lain-lain.

Akibatnya sampah yang juga bertambah menimbulkan kurangnya tempat mengolah sampah. Hal ini menyebabkan beberapa manusia membuangnya di sungai, dan aliran air lainnya. Selain itu, pengelolaan limbah yang belum memanfaatkan teknologi ramah lingkungan juga menyebabkan limbah harus dibuang ke perairan.

Hal ini menyebabkan kerusakan pada lingkungan perairan yang ada di Bumi kita. Kualitas air menjadi menurun drastis, ditandai adanya warna, bau, dan organisme-organisme air tidak lagi dapat hidup di dalamnya.

  1. Pencemaran Udara

Pencemaran udara terjadi akibat aktivitas manusia didalam kehidupan sehari-hari. Misalnya penggunaan kendaraan bermotor, asap pembakaran sampah, limbah asap pabrik dalam skala besar, dan masih banyak lainnya. Pencemaran udara dapat menyebabkan kerusakan alam berupa kualitas tanaman pertanian, sistem air, dan hutan. Selain itu juga kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan penyakit pernapasan pada manusia.

  1. Pencemaran Tanah

Pencemaran tidak hanya dapat terjadi pada air dan udara, namun juga tanah. Tanah yang tercemar tidak lagi memiliki kualitas yang baik, seperti berkurangnya unsur hara sehingga tidak subur. Hal ini diakibatkan oleh ulah manusia, dan sangat berdampak bagi lingkungan sekitar.

Aktivitas manusia yang dapat menyebabkan pencemaran pada tanah yaitu ketika membuah sampah sembarangan dan penggunaan pestisida secara berlebihan. Tanah yang tidak lagi subur akan menurunkan jumlah produksi tanaman dan juga sumber air bersih yang ada didalam tanah.

  1. Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan merupakan kerusakan yang juga disebabkan oleh ulah manusia. Kebakaran dapat terjadi karena penggundulan hutan yang tidak bijak, selain itu bisa juga karena sengaja dibakar, tidak mematikan api unggun, dan keperluan bisnis.

Akibatnya jika hutan sudah terbakar maka akan terjadi kabut asap berkepanjangan. Hal ini dapat menyebabkan dampak buruk bagi makhluk yang ada di sekitar hutan.

  1. Pemanasan Global

Pemanasan global merupakan salah satu dampak terbesar kerusakan alam akibat ulah manusia. Peristiwa ini diakibatkan oleh pencemaran lingkungan khususnya udara seperti pembakaran, dan lain-lain. Akibatnya lapisan ozon yang melapisi bumi semakin menipis.

Selain itu suhu bumi naik, perubahan iklim, dan dapat menyebabkan meningkatnya perairan akibat es yang luntur di kutub.

  1. Gundulnya Hutan

Penggundulan hutan merupakan eksploitasi alam yang berlebihan yang dilakukan oleh manusia. Akibat dari perilaku ini adalah hutan yang tidak lagi hijau karena tidak ada penanaman kembali. Ulah manusia yang satu ini dapat menyebabkan bencana alam lebih banyak seperti banjir dan tanah longsor akibat tiadanya akar tanaman untuk menyerap air.

  1. Rusaknya Terumbu Karang

Ulah manusia lainnya yang berdampak pada kerusakan laut yaitu berupa pembuangan limbah pabrik cair seperti minyak, limbah rumah tangga menumpuk, dan pembuangan sampah ke laut. Selain itu usaha mendapatkan ikan-ikan seperti menggunakan pukat harimau dan bom atau bahan radioaktif lainnya dapat merusak terumbu karang dan biota laut lain yang ada didalamnya.

Kerusakan Lingkungan Akibat Peristiwa Alam

Jenis Kerusakan Lingkungan Akibat Peristiwa Alam
Contoh Kerusakan Lingkungan Akibat Peristiwa Alam

Adapun untuk berbagai jenis kerusakan lingkungan akibat adanya peristiwa alam antara lain sebagai berikut;

  1. Tsunami

Tsunami merupakan bencana yang terjadi akibat perpindahan badan air. Peristiwa ini terjadi karena perubahan permukaan laut yang terjadi secara tiba-tiba. Penyebab lainnya yaitu gempa bumi di dalam laut, letusan gunung merapi di bawah laut, atau longsor pada dasar laut.

Tsunami dalam sekejap dapat merusak wilayah sekitar yang diterjangnya. Kerusakan lingkungan tidak hanya terjadi di sekitar pantai, namun lebih jauh lagi tergantung pada besarnya gempa, letusan gunung atau longsor yang terjadi. Selain itu tsunami juga dapat merusak biota laut seperti rumput laut, dan lain-lain.

  1. Kekeringan

Kekeringan merupakan peristiwa yang disebabkan oleh kurangnya pasokan air pada wilayah tertentu. Umumnya bencana ini terjadi pada musim kemarau dan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

Kerusakan lingkungan yang dapat terjadi akibat kekeringan yaitu rusaknya lahan pertanian, menurunnya kualitas tanah sehingga tidak dapat ditanami, dan kurangnya sumber air yang dapat menyebabkan kematian.

  1. Badai dan Angin Topan

Badai, angin topan, dan sebutan lainnya untuk bencana alam ini disebabkan oleh pergerakan udara yang sangat kencang dan dipicu oleh perbedaan tekanan udara. Peristiwa alam di dunia ini dapat menyebabkan kerusakan lingkungan berupa robohnya pohon dan bangunan, rusaknya area pertanian dan perkebunan, serta berdampak pada tingginya ombak di lautan.

  1. Banjir

Banjir merupakan peristiwa alam yang mengakibatkan daratan terendam berlebihan. Banjir biasanya terjadi ketika musim penghujan. Kerusakan alam yang diakibatkan oleh banjir cukup banyak, mulai dari kerusakan fisik dan lainnya.

Diantaranya yaitu kontaminasi air bersih, tumbuhan mati, pencemaran lingkungan, dan penyebaran penyakit.

  1. Tanah Longsor

Tanah longsor terjadi pada lahan yang curam, peristiwa geologi ini diakibatkan oleh pergerakan tanah atau masa batuan di lingkungan sekitar. Penyebab lain dari tanah longsor yaitu erosi atau pengikisan tanah yang disebabkan hujan lebat, getaran gempa bumi, gunung meletus, atau mesin dan kendaraan yang melewatinya.

Tanah longsor rawan terjadi pada lahan curam yang minim pepohonan tumbuh di atasnya. Tidak adanya pohon menyebabkan air terserap langsung ke tanah tanpa ada penahan. Bencana longsor menyebabkan kerusakan berarti pada lingkungan sekitar.

Bangunan, jalanan, perkebunan, atau pertanian yang ada dibawahnya adalah yang paling pertama terkena dampak negatif dari tanah longsor.

  1. Gempa Bumi

Gempa bumi merupakan peristiwa alamiah yaitu berupa getaran kuat atau lemah yang disebabkan oleh pergeseran kulit bumi, gunung meletus, atau robohnya bangunan tertentu. Gempa bumi dapat merusak lingkungan yang terdekat dengan pusat gempa atau bahkan jika gempa sangat besar kerusakannya menjangkau wilayah yang lebih luas.

Kerusakan lingkungan akibat gempa bumi yaitu berupa rusaknya bangunan, tanah longsor, krisis air bersih, degradasi lahan, tsunami, dan jatuhnya korban. Gempa bumi menjadi peristiwa alam yang mengakibatkan kerugian besar dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih seperti semula.

  1. Gunung Meletus

Gunung meletus merupakan peristiwa alami alam dimana gunung mengeluaran endapan magma yang ada di dalam lapisan Bumi. Gunung meletus hanya berlaku pada gunung-gunung berapi, di Indonesia gunung ini ditandai oleh garis yang dinamakan dengan Ring of Fire.

Didorong oleh gas yang ada didalam Bumi dengan tekanan yang sangat tinggi, gunung berapi mengeluarkan hasil letusan berupa lava, lahar, hujan abu, awan panas, dan gas vulkanik.

Bahan-bahan yang dikeluarkan melalui letusan gunung berapi dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, antara lain yaitu sebagai berikut:

  1. Material padat dapat merusak pertanian, perkebunan, hutan dan pemukiman penduduk.
  2. Hujan abu vulkanik menyebaban gangguan pernapasan pada manusia dan makhluk hidup lain. selain itu menutupi pandangan dan intensitas cahaya matahari yang masuk.
  3. Lava panas yang mengalir mampu merusak daerah yang dilewatinya.
  4. Awan panas yang memiliki kemampuan cepat dapat menghanguskan wilayah yang dijangkaunya.
  5. Aliran lahar menyebabkan pendangkalan pada sungai, sehingga ketika musim penghujan daerah sungai berisiko terkena banjir bandang.

Demikianlah artikel lengkap yang bisa kami sajikan pada segenap pembaca berkenaan dengan contoh kerusakan lingkungan yang terjadi akibat ulah manusia dan peristiwa alam. Semoga memberikan edukasi dan referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *