Pengertian Pelestarian Ex Situ, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Konservasi Ex Situ

Pelestarian ataupun arti konservasi adalah upaya efisiensi terhadap penggunaan energi, produksi, dan distribusi yang berakibat pada pengurangan konsumsi energi. Pelestarian dilakukan dengan cara hari-hati untuk menjaga kerusakan lingkungan dan sumber daya alam agar selalu stabil.

Upaya pelestarian dilakukan dalam dua bentuk yaitu pelestarian in situ dan ex situ. Hal ini dilakukan dengan mengelola wilayah tertentu sebagai tempat bagi keanekaragaman genetik untuk terus melangsungkan hidupnya dengan menyesuaikan atau mempertahankan lingkungan alaminya.

Pelestarian Ex Situ

Pelestarian ex situ adalah salah satu cara untuk melestarikan makhluk hidup yang terancam punah. Pelestarian ex situ memiliki ciri khusus yaitu membawa flora dan fauna keluar dari tempat hidup atau habitat aslinya. Namun habitat baru tetap memenuhi syarat untuk flora dan fauna tersebut agar dapat hidup.

Jenis dan Contoh Pelestarian Ex Situ

Tempat yang digunakan untuk pelestarian ex situ biasanya adalah buatan manusia, sebab bukan merupakan habitat asli dari makhluk hidup yang menempatinya. Berikut beberapa macam dari pelestarian ex situ yang ada di Indonesia.

  1. Kebun Binatang

Kebun binatang merupakan salah satu kawasan pelestarian ex situ yang paling banyak ditemui. Kebun binatang digunakan untuk melestarikan jenis-jenis hewan langka atau hewan yang terancam punah. Dalam perawatannya kebun binatang seringkali juga digunakan sebagai tempat wisata.

Walaupun demikian, tetap ada peraturan bagi pengelola dalam mengurus kebun binatang. Salah satunya adalah fasilitas di kebun binatang, apakah memadai untuk merawat dan melestarikan hewan atau tidak.

Beberapa fauna berhasil berkembang biak di kebun binatang. Jika binatang tersebut merupakan satwa liar, maka anak dari binatang yang melahirkan akan dikembalikan ke habitat alaminya. Hal ini dilakukan agar binatang mampu beradaptasi dengan baik di habitat aslinya dan juga mempertahankan bahkan meningkatkan jumlah hewan yang ada di alam liar.

Contoh Kebun Binatang

Beberapa kebun binatang yang ada di Indonesia antara lain yaitu sebagai berikut:

  1. Batu Secret Zoo, Malang
  2. Bali Zoo Park
  3. Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta
  4. Kebun Binatang Bandung
  5. Taman Hewan Pematang Siantar
  6. Bonbin Surabaya (Kebun Binatang Surabaya)
  1. Taman Safari

Taman safari merupakan wilayah yang dijadikan sebagai tempat wisata keluarga. Akan tetapi lingkungannya berorientasi pada habitat satwa liar yang hidup di alam bebas. Sehingga ketika berada didalamnya, tidak bisa serta merta berjalan kaki atau menggunakan kendaraan terbuka karena tidak aman.

Contoh Taman Safari

Contoh taman safari yang ada di Indonesia dan yang paling terkenal adalah :

  1. Taman Safari Cisarua, Bogor
  2. Taman Safari Prigen, Jawa Timur
  1. Kebun Botani

Kebun raya atau kebun botani adalah tempat yang digunakan untuk pelestarian flora. Fungsi dari kebun botani tidak jauh berbeda dari kebun binatang. Kebun botani diperlukan karena banyaknya kerusaan dan eksploitasi flora sehingga beberapa jenis mengalami kepunahan.

Selain sebagai tempat pelestarian, kebun botani juga kerap kali dimanfaatkan sebagai tempat edukasi dan penelitian. Beberapa kebun botani juga dibuka untuk umum sebagai sarana wisata masyarakat, namun tetap memerhatikan kebersihan dan kelangsungan pelestarian dari flora yang ada di dalamnya.

Contoh Kebun Botani

Berikut adalah contoh dari beberapa kebun botani yang ada di Indonesia:

  1. Kebun Raya Bogor, Jawa Barat
  2. Kebun Raya Bedugal, Bali
  1. Kebun Koleksi/Plasma Nutfah

Kebun koleksi adalah kebun yang terdiri dari berbagai jenis nutfah tanaman. Nutfah ini selanjutnya akan dipertahankan dan juga dikembangkan. Sehingga kuantitas dari tanaman akan lebih banyak dan terus bertambah.

Kebun ini disebut juga dengan kebun plasma nutfah yang merupakan buatan manusia. Tanaman yang berada didalamnya merupakan jenis unggul dan perlu dipertahankan. Namun di Indonesia kebun koleksi atau kebun plasma nutfah masih jarang ditemukan dan baru saja dirintis oleh lembaga yang bersangkutan.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan penting dikatahui bahwa bentuk konservasi di Indonesia telah diatur dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1990 mengenai Konservasi Sumber Daya.

Selain itu juga dikuatkan dengan Undang-undang No. 23 Tahun 1997 mengenai Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dengan demikian hal-hal yang menyimpang dari undang-undang dapat ditindak karena mengganggu proses pelestarian.

Demikianlah tadi artikel yang bisa kami lakukan pembahasan dan penjelasan kepada pembaca berkenaan dengan pengertian konservasi ex situ, jenis, dan contohnya. Semoga bisa memberi edukasi dan referensi bagi kalian yang memang memerlukannya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *