Macam Gerak dan Fungsinya

Diposting pada

Macam Gerak Fisika

Gerak adalah suatu keadaan dimana suatu objek dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Pada makhluk hidup, gerak merupakan salah satu ciri bahwa organisme tersebut adalah makhluk hidup. Sementara itu pada klasifikasi benda atau objek yang tidak hidup tetap dapat bergerak namun butuh dukungan dari faktor luar.

Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi gerak pada suatu benda. Faktor-faktor tersebut diantaranya bentuk benda, massa benda, luas daerah, dan kondisi permukaan yang dilalui oleh suatu benda. Sebelum lebih lanjut mengenal macam-macam suatu benda, mari kita simak pengertian gerak menurut para ahli terlebih dahulu.

Gerak

Ilmu fisika adalah ilmu yang membahas tentang gerak. Dalam ilmu ini kita dapat mengenal gerak melalui dua hukum, yaitu mekanika klasik dan mekanika kuantum. Hukum mekanika klasik didasari oleh hukum Newton yang ditemukan oleh Sir Isaac Newton.

Mekanika klasik diterapkan pada benda-benda makroskopik, seperti objek astronomi, proyektil pada bagian mesin, dan lain-lain. Hukum newton tentang gerak berkaitan erat dengan gaya yang terjadi pada suatu benda. Hukum ini pada mekanika klasik dilengkapi dengan relativitas khusus dari Albert Einstein.

Pengertian Gerak Menurut Ahli

Adapun gerak fisika menurut para ahli, antara lain sebagai berikut;

  1. Menurut Schmidt (1991)

Gerak merupakan serangkaian proses yang berhubungan dengan latihan atau pengalaman. Dampaknya mengarah pada perubahan-perubahan yang bersifat tetap pada kemampuan seseorang untuk menunjukkan gerakan yang terampil.

  1. Ruslan Tri S & Cahyo W

Gerak adalah perubahan kedudukan yang terjadi pada suatu benda terhadap titik acuan tertentu atau terhadap benda lain.

  1. Kamajaya

Sistem gerak merupakan perubahan tempat atau kedudukan dari suatu benda, dimana benda dapat bergerak terhadap titik acuan atau titik asal.

Macam Gerak

Gerak terdiri dari berbagai macam. Pengelompokannya didasari oleh faktor-faktor tertentu, diantaranya posisi partikel, titik acuan, dan bentuk lintasan. Macam-macam gerak dapat dilihat pada uraian berikut.

  1. Gerak Translasi

Gerak translasi merupakan gerak yang berhubungan dengan perpindahan suatu benda dari tempat satu ke tempat lainnya.

Setiap partikel atau titik yang ada pada benda, selama selang waktu tertentu menempuh jarak yang sama dengan lintasan yang sama pula. Salah satu contoh dari gerak translasi yaitu ketika penghapus yang digunakan bergerak saat membersihkan papan tulis.

  1. Gerak Rotasi

Gerak rotasi disebut juga dengan gerak putar, merupakan gerak yang terjadi pada suatu benda. Setiap partikel atau titik pada benda tersebut memiliki jarak yang konstan terhadap sumbu tertentu. Misalnya CD player jika dimasukkan CD maka akan bergerak secara rotasi untuk dapat memutar suatu film atau suara.

  1. Gerak Semu

Gerak semu merupakan suatu gerak pada benda yang sebetulnya ada pada kondisi diam, namun tampak seolah-olah bergerak. Gerak semu terlihat dari mata pengamat yang posisinya sedang berada di tempat yang bergerak dan dengan kecepatan yang tinggi.

Contoh dari gerak semu diantaranya, ketika berada di dalam mobil dalam kecepatan yang tinggi benda-benda yang berada di luar mobil akan terlihat seperti bergerak. Selain itu pada perputaran bumi, matahari akan terus berada di posisinya dan bumi yang bergerak, namun yang terlihat adalah matahari yang terbit dan terbenam.

  1. Gerak Relatif

Gerak relatif ialah gerak yang terjadi pada suatu benda yang tampak bergerak jika diamati dari titik acuan tertentu. Akan tetapi kondisinya akan berbeda jika diamati pada titik acuan lainnya. Gerak relatif hampir mirip dengan gerak semu, kondisi yang sesungguhnya adalah benda tidak bergerak.

  1. Gerak Lurus Beraturan

Gerak lurus beraturan terjadi pada suatu benda yang berada pada lintasan yang lurus dengan kecepatan tetap. Secara fisika gerak lurus kecepatannya konstan (v = tetap), percepatan (a = 0). Dalam kondisi demikian jarak (S) yang ditempuh oleh kecepatan tetap dan dalam waktu tertentu. Contohnya adalah gerak rotasi bumi, gerak jatuh apel, kereta api pada rel lurus, dan lain sebagainya.

  1. Gerak Lurus Berubah Beraturan

Gerak lurus berubah beraturan tidak banyak berbeda dengan gerak lurus beraturan. Hanya terdapat satu perbedaan yaitu pada kecepatanya, GLBB memiliki kecepatan yang berubah-ubah namun tetap beraturan. Berdasarkan pada nilai percepatannya, GLBB dibedakan menjadi dua macam, yaitu GLBB dipercepat, dan GLBB diperlambat.

Pada GLBB kecepatannya memang berubah, namun percepatannya tetap. Benda yang bergerak dari keadaan diam lalu selanjutnya mulai dari kecepatan awal yang selanjutnya akan berubah. Kecepatan yang berubah-ubah itu disebut percepatan yang dapat dipercepat dan diperlambat.

Contoh dari gerak lurus berubah beraturan adalah orang yang lari sprint, terjun bebas, dan mobil yang bergerak lalu direm secara teratur hingga berhenti.

  1. Gerak Menggelinding

Gerak menggelinding terjadi pada suatu benda yang mengalami dua gerakan sekaligus. Gerakan tersebut diantaranya rotasi terhadap sumbu bola serta translasi bidang yang dilalui. Benda yang melakukan gerak menggelinding memiliki persamaan dua gerak yaitu persamaan rotasi dan translasi.

Besar dari energi kinetik pada gerak menggelinding merupakan penjumlahan dari energi kinetik rotasi dan energi kinetik translasi. Gerak menggelinding dapat terjadi pada bidang datar dan bidang miring.

  1. Gerak Pengaruh Gravitasi

Jenis gerak ini adalah gerak yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi atau gaya tarik bumi. Gaya gravitasi merupakan salah satu gaya dalam fisika yang menyebabkan benda jatuh dari ketinggian tertentu. Terdapat tiga macam gerak yang dipengaruhi oleh gaya gravitasi, diantaranya gerak jatuh bebas, gerak vertikal ke bawah, dan gerak vertikal ke atas.

Gerak jatuh bebas atau selanjutnya disebut GJB merupakan gerak suatu benda yang jatuh dari ketinggian terentu. Benda yang jatuh akan bergerak bebas dengan arah lurus menuju ke pusat gravitasi bumi. GJB terjadi tanpa dipengaruhi oleh gaya lain selain gaya tarik bumi. Contoh umum dari gerak jatuh bebas adalah ketika buah apel jatuh dari pohonnya.

Gerak vertikal ke bawah (GVB) merupakan gerak yang hampir sama dengan GJB, perbedaannya terletak pada gaya yang mempengaruhinya. GVB terjadi karena adanya pengaruh lain di luar gaya gravitasi yang menyebabkan benda jatuh ke bawah. Akibat dari gaya dari faktor luar pada benda maka terjadilah gaya gravitasi, contohnya seseorang melempar suatu benda lalu benda itu jatuh.

Gaya vertikal ke atas (GVA), ialah gerak pada suatu benda ke arah atas yang lurus menjauhi arah gravitasi. GVA hanya dapat terjadi secara sengaja akibat adanya faktor gaya lain yang nilainya lebih besar daripada gaya tarik bumi. Contoh dari gerak vertikal ke atas adalah ketika seseorang melempar suatu benda ke atas dengan arah yang lurus.

  1. Gerak Parabola

Gerak parabola merupakan gerak yang terjadi pada suatu benda dengan membentuk lintasan setengah lingkaran atau parabola.

Menurut seorang ahli, yaitu Galileo gerak parabola bisa saja terjadi akibat perpaduan antara gerak lurus beraturan pada sumbu horizontal dengan gerak lurus berubah beraturan pada sumbu vertikal. Contoh gerak parabola adalah ketika seorang pemain basket melambungkan bola ke arah keranjang.

  1. Gerak Melingkar

Gerak melingkar sesuai dengan namanya, merupakan gerak yang terjadi pada suatu benda dengan lintasan lingkaran. Lingkaran tersebut mengelilingi suatu titik tetap yang disebut juga dengan sumbu putar. Gerak melingkar terbagi menjadi dua berdasarkan kecepatannya, yaitu gerak melingkar beraturan dan gerak melingkar berubah beraturan.

Gerak melingkar beraturan terjadi pada benda yang lintasannya berbentuk lingkaran dan kecepatan sudutnya tetap. Sementara itu gerak melingkar berubah beraturan merupakan gerak pada suatu benda dengan lintasan lingkaran namun kecepatannya berubah-ubah secara beraturan. Contoh dari gerak melingkar salah satunya adalah putaran roda pada sepeda motor.

  1. Gerak Ganda

Gerak ganda adalah gerak yang terjadi pada suatu benda lebih dari satu gerak secara bersamaan. Gerak lain yang terjadi bersamaan berkaitan dengan benda-benda di sekitarnya yang mengalami kontak langsung dengan benda pertama yang melakukan gerak pada gerak ganda.

Dari penjelasan diatas, dapatlah dikatakan bahwa gerak merupakan proses pindahnya suatu benda, dari tempat awal ke tempat yang lain. Sehingga dalam hal ini gerak menjadi salah satu cara untuk merespon rangsangan. Sebab salah satu ciri makhluk yang termasuk klasifikasi makhluk hidup yaitu dapat bereaksi ketika diberikan rangsangan.

Itulah tadi ragkaian penjelasan yang bisa kami berikan pada semua pembaca. Berkenaan dengan jenis gerak dalam fisika dan fungsinya yang ada di dalam kehidupan. Semoga bisa memberi edukasi, literasi, sekaligus menambah wawasan bagi semuanya.

Referensi Tulisan
  • Mukhlisin. “Gerak Fisika.” Fisikagerak.blogspot.com, https://fisikagerak.blogspot.com/2012/11/gerak.html
Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *