Manfaat Angiospermae dan Contohnya

Diposting pada

Manfaat dan Contoh Angiospermae

Tumbuhan menjadi salah satu klasifikasi makhluk hidup yang sangat familiar di kehidupan kita sehari-harinya. Dari banyaknya jenis tumbuhan, untuk memudahkan kita membedakan jenisnya dapat menggunakan klasifikasi atau pengelompokan tumbuhan.

Berdasarkan ada dan tidaknya bagian penutup biji pada tumbuhan, terdapat dua golongan tumbuhan. Pertama Gymnospermae, disebut juga tumbuhan dengan biji terbuka dan kedua yaitu Angiospermae tumbuhan biji tertutup.

Angiospermae

Angiospermae adalah tumbuhan dengan biji tertutup. Itu artinya pada bagian biji diselubungi oleh bagian daging, seperti yang kita tahu pada buah-buahan. Namun tidak semua angiospermae adalah buah-buahan. Seperti yang akan kita bahan kegunaannya dalam berbagai bidang.

Sebelum itu, kita harus ketahui lebih dulu bahwa dalam Angiospermae, terdapat dua jenis jaringan tumbuhan berdasarkan jumlah keping bijinya.

  1. Monokotil atau biji berkeping satu, berasal dari kata mono artinya satu dan kotil dari kotiledon artinya keping.
  2. Dikotil atau biji berkeping dua, berasal dari kata di artinya dua dan kotiledon keping

Manfaat Angiospermae

Beikut adalah kegunaan atau manfaat dari tumbuhan Angiospermae dalam berbagai bidang kehidupan yang disertakan dengan contoh-contohnya. Antara lain;

  1. Bidang Pertanian

Indonesia adalah negara agraris, disebut demikian karena terdapat banyak lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai pertanian. Petani Indonesia juga hingga saat ini didominasi oleh orang-orang lokal. Banyak hasil tani yang selanjutnya diperjual-belikan dan menjadi manfaat bagi perekonomian warga hingga negara.

Contohnya dua tanaman Angiospermae yang menjadi bahan pokok pangan kita, yaitu:

Padi

Padi adalah tumbuhan dengan habitat persawahan. Hasil panen dari tanaman padi, yaitu beras adalah kebutuhan pangan yang pokok bagi sebagian besar orang-orang Indonesia. Padi memiliki kandungan amilum yang merupakan salah satu glukosa penghasil energi pada manusia. Maka dari itu keberadaannya sangat penting untuk memenuhi asupan utama dalam beraktivitas.

Padi dikenal juga dengan nama latin Oryza sativa. Tumbuhan padi termasuk tumbuhan Angiospermae berkeping satu atau monokotil. Tumbuhan monokotil memilki salah satu ciri yang khas pada akarnya, yaitu berakar serabut. Begitupun dengan tumbuhan padi. Tanaman padi membutuhkan asupan air dan sinar matahari yang cukup, karena itu padi biasa ditanam di dataran rendah dan dekat dengan sumber air.

Jagung

Jagung adalah tanaman yang sangat mencolok karena butir bijinya yang berwana kuning hingga oren. Rasanya yang manis, salah satu tanda bahwa kandungannya kaya akan gula atau glukosa. Oleh karena itu jagung dapat menjadi alternatif sumber pangan utama untuk manusia agar kebutuhan energinya terpenuhi. Selain gula, jagung juga memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi.

Jagung memiliki nama latin Zea mays. Tumbuhan ini bisa dikonsumsi secara langsung setelah dimasak. Tetapi bisa juga diolah menjadi tepung jagung untuk pelengkap bahan makanan tertentu. Jagung menjadi salah satu bahan makanan yang dibutuhkan, oleh karena itu kita dapat menemukan kebun dengan banyak jagung yang ditanam oleh petani-petani.

  1. Ekonomi

Tumbuhan Angiospermae memiliki banyak jenis dan setiap jenis memiliki banyak ragam spesies. Maka untuk menemukannya tidak perlu usaha yang sulit. Bahkan kita dapat menanam tumbuhan Angiospermae sendiri di pekarangan rumah jika ada cukup lahan.

Tumbuhan Angiospermae berpengaruh besar pada bidang ekonomi. Dari kekayaan keanekaragamannya, tumbuhan yang juga disebut tumbuhan berbunga ini menghasilkan banyak buah yang menjadi salah satu kebutuhan nutrisi manusia.

Buah-buahan memiliki banyak manfaat untuk tubuh, karena mengandung vitamin C. Berikut dua contoh dari tumbuhan Angiospermae yang biasa dijual dan dikonsumsi oleh kita.

Apel

Pyrus malus adalah nama latin dari tanaman apel. Tanaman apel tumbuh subur di tempat yang memiliki temperatur dingin, oleh karena itu banyak di tanam di daerah pegunungan. Buah apel dapat kita temukan di pasar tradisional maupun supermarket. Kandungannya yang kaya akan vitamin dan mineral sangat baik apabila dikonsumsi setiap hari.

Mangga

Tumbuhan mangga memiliki nama latin Mangifera indica. Buah mangga merupakan salah satu buah yang menjadi kegemaran orang-orang untuk dikonsumsi. Tidak hanya ditemukan di pasaran, kita pun dapat menanam, merawat dan memanen sendiri buah mangga di rumah kita.

Biji buah mangga diselimuti oleh daging yang tebal dan manis. Selain vitamin dan mineral, buah mangga juga kaya akan serat. Sehingga apabila dikonsumsi secara rutin, dapat melancarkan pencernaan.

  1. Kesehatan

Kesehatan menjadi hal penting yang harus selalu dijaga. Tetapi adakalanya kita luput, sehingga tubuh harus merasakan sakit dan butuh obat sebagai penawar. Obat-obatan tidak hanya berasal dari zat kimia saja, banyak juga yang dibuat dari bahan alami. Salah satunya tumbuhan berbunga dari golongan monokotil, contohnya pada dua tumbuhan ini

Kencur

Apakah diantara kalian pernah meminum jamu? Jika iya, pasti tidak asing lagi dengan kencur. Kencur menjadi bahan yang paling sering digunakan untuk membuat jamu. Hal ini disebabkan kencur memiliki kandungan yang berkhasiat untuk kesehatan.

Kencur berasal dari rimpang tumbuhan. Selain kencur, ada beberapa tumbuhan juga yang bagian rimpangnya dimanfaatkan untuk kesehatan, yakni jahe dan kunyit. Ketiganya adalah tumbuhan Angiospermae dari jenis monokotil atau biji berkeping satu.

Kencur memiliki nama latin Kaempferia galanga. Selain dikonsumsi sebagai jamu, kencur juga memiliki kandungan minyak atsiri dan alkaloid. Kandungan minyak atsiri dan alkaloid dapat dimanfaatkan untuk kecantikan. Sebagai obat kencur dapat menyembuhkan batuk pada anak balita dan mengatasi keracunan.

Kumis kucing

Tumbuhan dengan nama latin Orthosiphon Aristatus ini adalah jenis Angiospermae yang memiliki biji dengan dua keping (dikotil). Tumbuhan kumis kucing berasal dari Afrika dan kemudian menyebar ke Asia termasuk Indonesia. Nama lokal kumis kucing di Indonesia bukan diberi tanpa alasan. Karena betuk bunganya memiliki benang sari yang bentuknya mirip seperti kumis pada binatang kucing.

Kumis kucing terkenal dengan khasiatnya yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Oleh karena itu kumis kucing juga disebut tanaman obat. Ekstrak dari tumbuhan kumis kucing dapat meningkatkan produksi urin.

Bagian tumbuhan yang biasa digunakan adalah daun. Pada daun tumbuhan kumis kucing terdapat beberapa zat yang berguna, diantaranya glikosida, kalium dan orthosiponon. Zat-zat tersebut berfungsi menurunkan asam urat, oksalat, dan fosfat. Selain itu, kumis kucing juga dapat dikonsumsi oleh penderita dengan riwayat penyakit/gangguan ginjal dan saluran pembuangan air kecil.

  1. Industri Tekstil dan Kayu

Industri ada karena manusia membutuhkannya sebagai penunjang kehidupan. Banyak hasil industri yang kita gunakan dalam keseharian. Tidak sedikit diantaranya adalah berbahan dasar tanaman dari alam. Misalnya kapas dan kayu.

Kapas

Kapas adalah tumbuhan yang hidup di daerah tropis dan subtropis. Saat ini banyak orang yang membudidayakan kapas. karena bagian bulu-bulu berwarna putih yang biasa kita sebut kapas itu dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan.

Kapas memiliki nama latin yaitu Gossypium sp. Kapas banyak digunakan dalam industri tekstil, yang nantinya memenuhi kebutuhan sandang kita. Baju yang kita pakai, berasal dari tumbuhan kapas. Kapas akan diolah menjadi untaian benang-benang yang selanjutnya menjadi kain dan dijahit sesuai dengan pola yang dibutuhkan.

Karet

Pohon karet memiliki batang yang menjulang sangat tinggi, namun bagian daunnya tidaklah lebat. Pohon dengan nama latin Hevea Brasilliensis ini biasa dimanfaatkan bagian getahnya. Getah pohon karet, jika sudah diolah dapat dijadikan cat atau lem yang biasa kita gunakan sehari-hari.

Akan tetapi pada industri kayu, pohon karet juga berfungsi menjadi bahan dasar bangunan. Karena terksturnya yang kuat dan kokoh, serta ukurannya yang panjang. Selain itu pohon karet juga dikenal dengan pohon yang pertumbuhannya cepat, sehingga dapat terus dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

  1. Industri Kecantikan

Kecantikan, saat membacanya banyak orang identik berpendapat bahwa kecantikan adalah kebutuhan perempuan. Padahal tanpa disadari bisa jadi makanan yang kita makan mengandung zat-zat yang dapat menjaga kesehatan diri kita.

Misalnya peremajaan kulit yang penting untuk laki-laki dan perempuan apabila sering makan buah dari tumbuhan berikut.

Manggis

Gabcinia mangostana, nama latin dari buah manggis yang memiliki kulit tebal berwarna ungu. Bagian daging buahnya biasa dinikmati karena rasanya yang manis dan enak. Tetapi baru-baru banyak juga yang mengonsumsi ekstrak kulit manggis untuk menjaga keremajaan kulit dan membuat kulit terlihat lebih bagus.

Alpukat

Tumbuhan alpukat merupakan tumbuhan penghasil buah alpukat yang banyak dimakan dengan campuran es buah atau diolah menjadi jus.

Alpukat memiliki nama latin Persea Americana, banyak tumbuh di daerah tropis. Selain dikonsumsi secara langsung, alpukat juga digunakan sebagai masker wajah. Efek pemakaian masker alpukat pada wajah akan melembabkan kulit dan menjaga kulit tetap sehat.

Itulah bentuk penjelasan yang biasa kami sebutkan pada segenap pembaca yang mana berkaitan dengan manfaat angiospermae bagi manusia dalam bidang kesehatan, ekonomi, pertanian, industri, dan contoh tumbuhannya. Semoga menjadi referensi.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *