Macam Gas dan Fungsinya

Diposting pada
Rate this post

Macam Gas

Klasifikasi benda-benda yang ada di sekitar kita tersusun atas bahan-bahan yang berbeda. Wujud benda dapat berubah sewaktu-waktu melalui proses tertentu. Selain itu perubahan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor luar yang tidak berkaitan langsung dengan benda.

Suatu benda yang dapat disentuh dan mudah dipindahkan dinamakan benda padat, pada fase ini benda tidak hanya dapat diraba namun juga memiliki wujud yang jelas. Wujud lainnya yang dimiliki benda adalah cair, pada fase ini benda tidak dapat digenggam, namun dapat dirasakan. Hal ini diakibatkan karena wujudnya yang cair hanya dapat dipegang ketika benda tersebut menempati suatu wadah. Terdapat perubahan wujud benda selain zat padat dan zat cair, yaitu gas. Ketika benda ada pada fase gas, benda tidak dapat dipegang dan tidak dapat terlihat. Namun keberadaan wujud benda dapat dirasakan dan memberikan efek langsung maupun tidak langsung pada suatu lingkungan.

Zat Gas

Gas adalah suatu fase dimana benda memiliki volume dan bentuk yang berubah-ubah tergantung pada tempatnya. Gas merupakan susunan dari partikel-partikel gas dengan letak yang tidak teratur serta saling berjauhan. Gas memang dapat memenuhi suatu ruangan, yaitu dengan cara geraknya cukup bebas sehingga memungkinkan partikel satu dan lainnya terpisah.

Secara umum benda dengan zat gas memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Bentuk akan selalu berubah menyesuaikan dengan tempat
  2. Bentuk dari zat gas akan sama dengan tempat atau ruang zat tersebut berada
  3. Memiliki volume yang tidak tetap, karena partikel yang dapat berpisah antara satu sama lain
  4. Ikatan yang dimiliki antar partikel merupakan ikatan yang lemah
  5. Susunan partikel tidak teratur dan posisinya berjauhan
  6. Mampu menekan ke segala arah, contohnya pada balon yang ditiup

Macam Gas

Macam-macam gas akan mudah kita temukan di alam. Beberapa diantaranya sangat sering didengar karena berhubungan langsung dengan kehidupan, dan beberapa lainnya cukup asing walaupun memiliki peran penting dalam kehidupan. Contoh dari zat gas yaitu sebagai berikut;

  1. Oksigen

Oksigen merupakan salah satu zat yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Sebagai makhluk hidup yang memiliki kemampuan bernapas, setiap udara atau gas yang masuk akan disaring sebelum diedarkan ke dalam darah. Oksigen adalah gas primer yang dibutuhkan ketika bernapas untuk menjalankan metabolisme di dalam tubuh.

Kandungan gas terbanyak pada atmosfer setelah gas nitrogen adalah oksigen. Adanya gas oksigen tidak hanya dibutuhkan oleh manusia, melainkan oleh seluruh makhluk hidup dan komponen alam didalamnya. Tanpa oksigen, proses-proses penting dalam kehidupan dapat terhambat.

Sebagai gas oksigen tidak dapat dilihat dengan kasat mata, karena berukuran mikroskopis. Oksigen hanya dapat dirasakan dan dihirup melalui organ pernapasan pada makhluk hidup. Terdapat dua sifat pada oksigen yang berguna untuk makhluk hidup, yaitu alotropi yang mengandung unsur organik dan elektronegativitas yang berfungsi membentuk ion-ion yang menjadi faktor pendorong nyalanya api.

  1. Karbondioksida

Karbondioksida merupakan gas yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan jika dihirup oleh manusia. Pada manusia fungsinya berkebalikan dengan gas oksigen. Akan tetapi pada proses bernapas, gas yang dikeluarkan oleh manusia dan hewan adalah gas karbondioksida. Gas ini kemudian akan berguna bagi makhluk hidup lain contohnya tumbuhan.

Tumbuhan akan menyerap gas karbondioksida sebagai bahan untuk melakukan proses fotosintesis. Proses ini sangat penting bagi tumbuhan karena dapat menghasilkan makanan untuk kebutuhan tumbuhan tersebut.

Selain itu di bidang industri karbondioksida juga dimanfaatkan sebagai pengembang roti dalam proses fermentasi yang dibantu oleh ragi. Serta banyak digunakan untuk produk minuman yang bersoda. Terdapat satu fungsi lain dari karbondioksida yang sering digunakan adalah untuk memadamkan api ketika kebakaran.

  1. Nitrogen

Nitrogen merupakan zat gas dengan jumlah terbanyak, yaitu sekitar 78% dan mudah terhirup oleh organ pernapasan. Gas ini tidak memiliki efek yang negatif maupun merusak. Karena sifatnya yang demikian, nitrogen banyak digunakan pada industri otomotif seperti MotoGp, pesawat terbang, dan gas pengisi ban kendaraan.

Nitrogen sebagai gas pengisi pada ban memiliki kelebihan dengan tekanan udara yang stabil, daya cengkram yang tinggi pada aspal, dan elastis. Sehingga ketika digunakan pada kendaraan akan menghasilkan efek yang lebih nyaman jika dibandingkan dengan gas lainnya.

  1. Klor

Klorin merupakan gas imia yang umumnya digunakan sebagai desinfektan dan pemutih. Gas klor pada suhu ruangan akan berwarna kuning kehijauan, serta memiliki bau yang cukup tajam. Klorin banyak dianfaatkan sebagai campuran zat cair karena memiliki efek membunuh kuman dan bakteri. Contohnya pada kolam renang, air mandi, dan air minum.

  1. Hidrogen

Hidrogen adalah zat gas yang paling ringan di alam, sehingga seringkali digunakan sebagai pengisi balon udara. Jumlah gas hidrogen yang terkandung dalam atmosfer sangatlah sedikit. Meskipun demikian hidrogen dapat diproduksi dari campuran senyawa hidrokarbon dan air.

Hidrogen dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi bersih karena penggunaannya tidak menyisakan residu serta emisi gas yang berbahaya. Hasil dari penggunaan gas hidrogen hanya berupa air.

Gas hidrogen juga berfungsi pada industri makanan dan minuman ketika proses hidrogenasi amines dan fatty acids. Hidorgen pun digunakan dalam laboratorium sbeagai carrier gas pada chromathography serta alat-alat analisis lab lainnya.

  1. Ozon

Ozon dikenal sebagai lapisan pada atmosfer yang melindungi bumi dari bahaya jatuhnya benda langit. Ozon merupakan gas yang mudah larut dalam air dan gas tidak beracun. Ozon memiliki resistensi yang kuat terhadap radiasi ultra violet sinar matahari yang membahayakan kulit.

Ozon merupakan kumpulan molekul gas yaitu 3 atom oksigen yang bersifat tidak stabil. Ozon juga berfiat sebagai oksidator kuat yang dapat membunuh kuman, zat beracun, dan menghilangkan bau tidak sedap di udara. Oleh karena itu, ozon seringkali dimanfaatkan sebagai desinfeksi dan sterilisasi.

  1. Metana

Dari banyaknya macam gas, metana adalah salah satu jenis gas yang berbahaya. Metana merupakan gas yang mempengaruhi efek rumah kaca. Namun sifatnya ini dapat dimanfaatkan menjadi gas yang bermanfaat bagi sebagian orang, contohnya untuk memasak.

Dengan begitu, gas metana menjadi salah satu energi alternatif yang dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Selain itu juga dapat mempertahankan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Dengan pemanfaatannya pelestarian alam dapat selalu terjaga.

  1. Amoniak

Amoniak merupakan gas yang mempunyai bau khas, disebut juga bau amonia. Kegunaannya banyak ditemukan pada proses pembuatan pupuk yaitu urea dan ZA (Zwavelzur amonium). Pada pembuatan pupuk amonia digunakan dalam jumlah banyak dengan bantuan dari gas nitrogen dan hidrogen di udara.

  1. Freon

Freon merupakan gas yang banyak digunakan pada pendingin, misalnya pada botol piloks, mesin pendingin (AC), hairspray atau pewangi rambut, dan kulkas. Freon yang disemprotkan mengandung CFC atau dalam rumus kimia berari Chlor Fuoro Carbon, atom chlor adalah bagian yang sangat berbahaya. Jika atom Cl banyak terlepas ke udara akan mempengaruhi kerja lapisan ozon di atmosfer.

  1. Helium

Helium merupakan golongan gas mulia yang memiliki jumlah terbanyak setelah hidrogen. Gas ini memiliki sifat yang ringan serta tidak mudah terbakar. Fase gas pada helium dapat berubah menjadi fase cair pada suhu yang sangat rendah dan pengaruh tekanan yang tinggi.

Helium terbentuk dari peluruhan uranium dan thorium. Gas helium banyak digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang rendah pada fase cair. Gas helium tidak memiliki warna, juga tidak memiliki bau, rasa, dan aman dari zat beracun.

  1. Argon

Argon adalah gas yang terkandung dalam atmosfer dan jumlahnya tertinggi setelah nitrogen dan oksigen. Argon memiliki kelarutan yang baik pada air sama seperti oksigen. Gas ini terbentuk dari proses peluruhan zat radioaktif yaitu kalium.

Sebagai gas, argon memiliki sifat yang tidak reaktif, tidak beracun, dan tidak mudah terbakar. Argon memiliki kegunaan sebagai gas yang dapat melindungi dari bahaya bunga api listrik pada proses pengelasan, proses produksi titanium dan unsur-unsur reaktif lain. Selain itu argon juga digunakan dalam pembuatan kristal silikon dan germanium sebagai lapisan pelindung.

Itulah tadi artikel lengkap yang bisa kami bagikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan jenis gas dalam fisika dan fungsi bagi kehidupan manusia. Semoga bisa memberikan edukasi serta referensi dan bahan bacaan bagi kalian semuanya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *