Contoh Peristiwa Mengembun di Lingkungan Sekitar

Diposting pada

Peristiwa Mengembun

Peristiwa mengembun hakekatnya merupakan proses yang berkaitan erat dengan perubahan kalor atau panas. Kalor dapat dihasilkan secara buatan seperti pada proses pemanasan (masak) yang dilakukan oleh makhluk hidup atau secara alami dari alam, contohnya oleh sinar matahari.

Tak khayal karena kondisi tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita dapat mudah menenemukannya. Baik di rumah, sekolah, ataupun tempat bermaian.

Mengembun

Mengembun adalah serangakain proses benda yang berwujud gas berubah menjadi zat cair. Peristiwa mengembukan adalah kebalikan dari arti menguap, begitu pula dengan suhu yang mempengaruhinya. Pengembunan akan berlangsung pada arti suhu dingin atau temperatur rendah. Pelepasan kalor pada gas akan mengubah wujudnya menjadi fase cair.

Contoh Mengembun

Banyak peristiwa megembun yang terjadi dalam kehidupan yang ada di lingkungan sekitar, diantaranya sebagai berikut;

  1. Embun pada pagi hari

Embun adalah titik-titik air yang muncul akibar penurunan suhu pada lingkungan. Biasanya suhu lingkungan akan turun ketika pagi hari, walaupun pada daerah dataran tinggi sore hari pun suhu juga mulai menurun drastis. Titik-titik air yang menempel pada daun-daun atau pepohonan merupakan hasil dari proses mengembun pada udara.

Udara yang awalnya berbentuk gas, akan berubah ke fase cair jika suhu yang ada terlalu dingin. Oleh karena itulah setiap bangun tidur melihat di bagian luar akan mudah menemukan fenomena alam ini.

  1. Dinding luar gelas basah karena berisi air es

Gelas dari bahan apapun jika di dalamnya berisi air yang dingin atau bahkan es akan menimbulkan munculnya titik-titik air di bagian luar gelas. Bahakn tak jarang dalam dinding luar gelas tersebut terlihat basah, hal ini terjadi karena adanya peristiwa mengembun.

Es yang ada di gelas adalah fase terendah yang akan mengeluarkan gas-gas disekitar tempat minum tersebut dan membentuk air yang berada pada dinding gelas.

  1. Kaca di dalam mobil ketika dingin atau hujan

Jika berada di dalam mobil ketika kondisi dingin atau hujan, kaca bagian dalam akan mengembun dan meghasilkan bagian yang basah pada permukaannya. Proses mengembun pada kaca bagian dalam disebabkan suhu yang rendah di lingkungan mobil. Sehingga titik-titik air terbentuk dan akan menyebabkan kaca bagian dalam terlihat buram serta basah.

  1. Titik hujan karena awan jenuh

Hujan adalah proses awan yang disebabkan oleh awan jenuh (sudah tidak mampu menampung air). awan sendiri merupakan hasil dari penguapan yang berbentuk gas dan melayang di atmosfer. Awan gelap akan melakukan proses mengembun yang mengubah fase gas menjadi air yang dikenal sebagai hujan.

  1. Penutup minuman/makanan yang basah

Makanan/minuman yang berada dalam kondisi suhu rendah/tinggi akan menghasilkan uap. Uap tersebut merupakan fase gas dari proses perubahan suhu udara yang semula tinggi menjadi rendah.

Ketika kondisi minuman/makanan tertutup dan disimpan di dalam suhu ruangan maka akan terbentuk titik-titik air pada bagian penutup yang jika dibuka akan terlihat basah. Proses tersebut merupakan pengembunan pada pentutup minuman atau makanan.

Itulah tadi penjelasan dan ulasan lengkap yang bisa kami bagikan kepada semua kalangan. Berkaitan dengan contoh peristiwa mengembun yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Semoga melalui postingan ini dapat memberikan referensi dan dijadikan sumber belajar ya.

Gambar Gravatar
Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *