3 Contoh Klasifikasi Benda Mati Beserta Penjelasannya

Diposting pada

Contoh Klasifikasi Benda Mati

Klasifikasi secara sederhana disebut dengan pengelompokkan setiap benda yang memudahkan kita untuk mengenal benda dan hubungan antara benda satu dan benda lain melalui ciri atau karakteristik yang dimilikinya. Umumnya benda itu sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu benda hidup dan benda mati. Selanjutnya, setiap benda memiliki anggota atau kelompok yang lebih kecil lagi yang lebih mudah untuk dikenal.

Pengelompokkan benda ini sudah digunakan sejak lama, bahkan sampai saat ini keberadaan klasifikasi sangatlah berguna. Klasifikasi benda hidup dipelajari dalam ilmu biologi, lebih khusus lagi disebut dengan taksonomi. Sementara untuk benda mati biasanya ditemukan sebagai objek ilmu fisika atau kimia.

Klasifikasi Benda Mati

Benda adalah sebutan bagi segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitar kita. Benda mati artinya benda yang tidak memiliki kemampuan untuk bergerak dengan kuasa sendiri, tidak bertumbuh dan berkembang, serta tidak memiliki ciri-ciri yang seperti benda hidup atau makhluk hidup. Benda mati disadari atau tidak keberadaannya dekat dengan kita, misalnya air yang diminum, udara yang dihirup, dan uang yang digunakan untuk membayar sesuatu.

Perbedaan antara benda mati dengan benda hidup terlihat jelas dari fisik serta karakteristik khusus lain pada masing-masing benda. Benda mati dapat disebut sebagai materi atau zat, yaitu merujuk pada sesuatu yang menempati ruangan dan memiliki massa. Untuk dapat mengenal benda kita dapat memerhatikan berdasarkan sifat-sifat yang dimilikinya, begitu pula dengan kelompok dengan ciri yang sama.

Terdapat beberapa langkah untuk mengenal benda mati, hal ini juga berguna dalam mempelajari klasifikasi benda. Antara lain adalah mengamati dengan seksama ciri dan karakteristik dari setiap benda yang diamati. Selanjutnya mencatat adanya persamaan ataupun perbedaan dari sifat benda yang diamati. Kemudian benda yang telah jelas ciri yang sama dan beda dapat dimasukkan atau dikelompokkan dengan benda lain yang memiliki persamaan paling banyak.

Setelah ditemukan banyaknya persamaan, maka benda-benda tersebut dapat dimasukkan ke dalam satu kelompok. Langkah terakhir adalah pemberian nama yang sesuai dengan ciri dan sifat dari benda. Langkah-langkah ini telah digunakan sejak lama oleh para ilmuwan hingga kini menghasilkan kelompok-kelompok kecil dari benda mati yang sudah kita bisa bedakan.

Contoh Klasifikasi Benda Mati

Secara umum klasifikasi materi atau benda mati yang dilihat berdasarkan sifatnya dibagi menjadi tiga jenis yaitu zat padat, zat cair, dan zat gas. Masing-masing zat memiliki ciri khusus yang berbeda antara satu dengan lainnya. Oleh karena itu ketiganya ditempatkan pada klasifikasi yang berbeda. Untuk lebih mengenal contoh klasifikasi dari benda mati dapat dilihat di bawah ini.

  1. Zat Padat

Zat padat adalah salah satu benda mati yang bertekstur padat. Zat ini memiliki sifat berupa bentuk dan volume yang selalu tetap, keberadaan wujudnya tidak bergantung pada tempat ataupun wadah. Zat padat juga memiliki partikel yang teratur serta dengan jarak yang berdekatan. Teksturnya yang padat juga diakibatkan gaya tarik yang terjadi antara partikel satu dengan lainnya sangat kuat, sehingga partikel zat padat tidak bebas dan tidak mudah terlepas.

  1. Zat Cair

Zat cair bertekstur fluida dengan bentuk yang selalu menyesuaikan wadah dan tempat. Walaupun demikian volume zat cair bersifat tetap walaupun wadahnya tidak sama, kecuali zat cair tersebut ditambahkan atau dikurangi.

Sifanya yang mudah dipindahkan adalah akibat dari jarak antarpartikel yang berjauhan, sehingga gaya tarik antar partikel tidak sekuat pada zat padat. Hal ini juga menyebabkan gerak partikel lebih bebas, namun tidak terpisah dari kelompoknya.

  1. Zat Gas

Zat gas adalah bagian benda mati yang wujudnya tidak terlihat namun dapat dirasakan, kita biasa menyebutnya sebagai udara. Akan tetapi sebenarnya zat gas memiliki banyak jenis, namun sesuai dalam kaidah klasifikasi ciri umum dari benda mati ini meliputi bentuk dan volume yang berubah menyesuaikan tempat.

Partikel pada zat gas tersusun tidak teratur, hal ini menyebabkan jarak antar partikelnya berjauhan. Gerak partikel tidak selalu terikat satu sama lain, bahkan cenderung bebas. Gerakan yang terjadi pada zat gas disebabkan gaya antarpartikel yang sangat lemah.

Itulah saja definisi dan penjelasan tentang adanya contoh contoh klasifikasi untuk benda mati beserta dengan penjelasannya. Semoga memberikan wawasan.

Niken Triana Putri adalah Salah satu Mahasiswi Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam di Kampus Islam Negeri yang ada di Jakarta. Saat ini selain menyelsaikan tugas akhir juga sibuk menulis di website gurusains.com