5 Contoh Piramida Biomassa yang Mudah Ditemukan dalam Keseharian

Diposting pada

Piramida Biomassa

Piramida biomassa adalah representasi visual dari distribusi biomassa yang artinya jumlah total materi hidup di setiap tingkat trofik dalam ekosistem. Biomassa mengacu pada jumlah total organisme hidup di dalam suatu area atau ekosistem, diukur dalam satuan massa seperti gram atau kilogram. Piramida biomassa membantu menunjukkan bagaimana energi dan materi hidup didistribusikan di antara organisme pada berbagai tingkat dalam rantai makanan.

Secara umum piramida makanan biomassa memiliki bentuk yang menurun dari produsen (tumbuhan) di dasar piramida hingga ke predator puncak di puncak piramida. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa ketika energi berpindah dari satu tingkat trofik ke tingkat yang lebih tinggi, sebagian besar energi tersebut hilang dalam bentuk panas, aktivitas metabolik, atau dikeluarkan sebagai limbah. Oleh karena itu, biomassa biasanya lebih besar di tingkat trofik yang lebih rendah dan berkurang di tingkat yang lebih tinggi.

Piramida Biomassa

Piramida biomassa diakui ataupun tidak memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana energi dan materi hidup didistribusikan di antara organisme dalam suatu ekosistem. Dalam semua ekosistem, biomassa lebih besar pada tingkat produsen karena mereka merupakan sumber energi bagi seluruh ekosistem.

Ketika energi berpindah dari satu tingkat trofik ke tingkat yang lebih tinggi, sebagian besar energi hilang, sehingga biomassa berkurang pada setiap tingkat trofik. Contoh ekosistem seperti hutan tropis, danau, padang rumput, laut, dan hutan mangrove menunjukkan bagaimana piramida biomassa bervariasi di berbagai lingkungan.

Contoh Piramida Biomassa

Adapun untuk anekaragam adanya contoh piramida biomassa dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain;

  1. Piramida Biomassa di Hutan Tropis

Hutan tropis merupakan ekosistem yang sangat beragam dan kaya akan biomassa. Di dasar piramida, terdapat produsen utama seperti pohon-pohon besar dan tumbuhan berdaun lebar yang memiliki biomassa yang sangat besar. Tingkat berikutnya adalah herbivora seperti ulat, serangga, dan herbivora kecil lainnya yang mengonsumsi daun dan tanaman. Biomassa mereka lebih kecil daripada produsen, tetapi tetap signifikan karena jumlahnya yang banyak.

Kemudian, tingkat trofik berikutnya terdiri dari karnivora kecil seperti burung pemangsa serangga, kadal, dan mamalia kecil. Biomassa mereka jauh lebih sedikit dibandingkan dengan produsen dan herbivora. Di puncak piramida, terdapat predator besar seperti harimau atau elang, yang memiliki biomassa paling kecil karena jumlah mereka yang terbatas dan kebutuhan energi yang lebih besar untuk mendukung kehidupan mereka.

  1. Piramida Biomassa di Ekosistem Danau

Ekosistem danau juga merupakan contoh klasik piramida biomassa. Di dasar piramida biomassa ini, terdapat fitoplankton (produsen primer) yang menjadi sumber utama energi bagi seluruh ekosistem danau. Fitoplankton memiliki biomassa yang relatif besar karena mereka berperan sebagai produsen energi melalui fotosintesis.

Tingkat kedua diisi oleh herbivora seperti zooplankton, yang mengonsumsi fitoplankton. Biomassa zooplankton lebih kecil daripada fitoplankton karena sebagian besar energi hilang dalam proses transfer energi. Selanjutnya, ikan-ikan kecil seperti ikan guppy atau ikan kecil lainnya yang memangsa zooplankton berada pada tingkat trofik berikutnya dengan biomassa yang lebih kecil. Pada puncak piramida, ikan predator besar seperti bass atau ikan pike memiliki biomassa yang paling kecil karena mereka adalah predator puncak yang jumlahnya jauh lebih sedikit.

  1. Piramida Biomassa di Padang Rumput

Ekosistem padang rumput dicirikan oleh biomassa besar di tingkat produsen berupa rumput dan tanaman rerumputan lainnya. Rumput-rumput ini menyediakan makanan bagi herbivora seperti antelop, rusa, dan bison, yang memiliki biomassa lebih kecil daripada produsen tetapi masih cukup besar karena populasi mereka yang signifikan.

Tingkat trofik berikutnya diisi oleh predator seperti singa, serigala, atau cheetah. Biomassa predator jauh lebih kecil dibandingkan dengan biomassa herbivora karena jumlah predator jauh lebih sedikit, dan mereka membutuhkan lebih banyak energi untuk bertahan hidup. Selain itu, karena transfer energi antar tingkat trofik tidak efisien, hanya sedikit energi yang tersedia untuk predator puncak.

  1. Piramida Biomassa di Ekosistem Laut

Ekosistem laut menunjukkan piramida biomassa yang sedikit berbeda dari ekosistem darat. Di dasar piramida terdapat fitoplankton, yang berperan sebagai produsen utama. Meskipun ukuran fitoplankton sangat kecil, mereka memiliki biomassa yang besar karena jumlah mereka yang sangat banyak di lautan.

Zooplankton, yang memakan fitoplankton, berada di tingkat trofik kedua dan memiliki biomassa lebih kecil. Ikan-ikan kecil seperti ikan teri atau ikan sarden yang memangsa zooplankton berada di tingkat berikutnya dengan biomassa yang lebih kecil lagi. Predator besar seperti ikan tuna, hiu, atau paus berada di puncak piramida dengan biomassa yang sangat kecil karena mereka adalah predator puncak dengan populasi yang lebih terbatas.

  1. Piramida Biomassa di Ekosistem Hutan Mangrove

Hutan mangrove adalah ekosistem pesisir yang memiliki piramida biomassa dengan karakteristik unik. Di dasar piramida terdapat tanaman mangrove yang bertindak sebagai produsen utama. Biomassa mangrove sangat besar karena mereka adalah pohon-pohon besar yang tumbuh dengan padat di daerah pesisir.

Herbivora seperti kepiting dan ikan kecil yang hidup di sekitar akar mangrove berada pada tingkat trofik berikutnya. Mereka mengonsumsi daun dan material organik yang jatuh dari tanaman mangrove. Biomassa mereka lebih kecil daripada tanaman mangrove. Di tingkat trofik berikutnya, terdapat predator seperti burung pemangsa atau ikan predator yang memiliki biomassa yang lebih kecil lagi. Di puncak piramida, predator besar seperti buaya atau burung elang memiliki biomassa paling kecil karena mereka adalah predator puncak dengan jumlah yang terbatas.

Itulah saja informasi dan literasi yang bisa dibagikan tentang adanya contoh piramida biomassa yang mudah untuk ditemukan. Semoga dapat berguna bagi kalian.