7 Contoh Bioteknologi Modern dalam Kehidupan Sehari-Hari

Diposting pada

Contoh Bioteknologi Modern

Definisi bioteknologi modern diakui ataupun tidak telah memberikan berbagai solusi inovatif dalam bidang kesehatan, pertanian dan lingkungan. Dari adanya bentuk rekayasa genetika hingga teknologi CRISPR, setiap contoh di atas menunjukkan bagaimana bioteknologi dapat meningkatkan kualitas hidup manusia dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bahkan di masa depan adanya perkembangan lebih lanjut dalam bidang ini diharapkan dapat menghasilkan terobosan baru yang semakin bermanfaat bagi manusia dan planet ini. Namun, meskipun teknologi ini menawarkan banyak potensi, tantangan etika, keselamatan, dan dampak jangka panjang masih menjadi perhatian yang perlu diperhatikan.

Contoh Bioteknologi Modern

Adapun untuk adanya contoh dari penerapan bioteknologi modern dalam keseharian. Antara lain;

  1. Rekayasa Genetika (Genetic Engineering)

Rekayasa genetika adalah salah satu bentuk bioteknologi modern yang paling menonjol. Dalam proses ini, DNA suatu organisme dimodifikasi atau dimasukkan dengan gen dari organisme lain untuk mencapai hasil yang diinginkan. Teknik ini sering digunakan pada tanaman, hewan, dan bahkan manusia untuk meningkatkan sifat tertentu, seperti ketahanan terhadap penyakit atau peningkatan hasil pertanian.

Contohnya saja adanya tanaman jagung Bt, yang dimodifikasi untuk menghasilkan protein dari Bacillus thuringiensis yang berfungsi sebagai pestisida alami terhadap serangga hama. Tanaman ini lebih tahan terhadap serangan hama dan membutuhkan lebih sedikit pestisida kimia, yang membuatnya lebih ramah lingkungan.

  1. Cloning (Kloning)

Kloning adalah proses menciptakan salinan genetik identik dari organisme, sel, atau gen tertentu. Dalam bioteknologi modern, kloning digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari riset ilmiah hingga pengobatan.

Contohnya saja kloning Dolly si domba yang merupakan hewan mamalia pertama yang berhasil dikloning dari sel dewasa pada tahun 1996. Teknologi ini membuka pintu bagi berbagai penelitian medis, termasuk kloning organ untuk transplantasi.

  1. Terapi Gen (Gene Therapy)

Terapi gen adalah teknik yang melibatkan penyisipan, penghapusan, atau pengubahan gen dalam sel individu untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh mutasi genetik. Ini sering digunakan dalam upaya untuk menyembuhkan penyakit genetik, seperti cystic fibrosis atau kanker.

Contohnya saja adanya pengobatan menggunakan terapi gen untuk hemofilia (kelainan pembekuan darah). Dalam hal ini, gen yang cacat diganti dengan gen yang berfungsi baik, sehingga pasien dapat menghasilkan protein yang dibutuhkan untuk pembekuan darah.

  1. Produksi Vaksin Modern

Penggunaan teknologi bioteknologi dalam pengembangan vaksin telah membawa perubahan besar, terutama dalam percepatan proses pengembangan dan produksi vaksin untuk penyakit baru. Vaksin modern sering kali menggunakan teknik mRNA atau rekombinan DNA.

Contohnya saja adanya Vaksin mRNA COVID-19, seperti vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna, adalah terobosan terbaru dalam bioteknologi modern. Vaksin ini bekerja dengan cara mengirim instruksi genetik kepada tubuh untuk memproduksi protein lonjakan (spike protein) dari virus SARS-CoV-2, yang memicu respons kekebalan tubuh tanpa harus menggunakan virus yang dilemahkan atau dimatikan.

  1. Teknologi CRISPR (Clustered Regularly Interspaced Short Palindromic Repeats)

CRISPR-Cas9 adalah alat pengeditan gen yang sangat presisi dan efisien. Teknologi ini memungkinkan ilmuwan untuk dengan cepat dan tepat memodifikasi bagian-bagian DNA, yang menjadikannya salah satu terobosan paling signifikan dalam bioteknologi modern.

Contohanya saja CRISPR yang telah digunakan untuk mengedit gen di tanaman agar lebih tahan terhadap kekeringan atau penyakit. Di laboratorium, teknologi ini juga telah diterapkan pada hewan untuk memperbaiki mutasi genetik yang menyebabkan penyakit keturunan.

  1. Bioremediasi

Bioremediasi adalah proses yang memanfaatkan mikroorganisme atau enzim untuk mengurai atau memecah polutan di lingkungan, seperti tanah atau air yang tercemar. Teknologi ini memainkan peran penting dalam upaya pelestarian lingkungan dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Contohnya saja Bakteri yang direkayasa secara genetik untuk mengurai minyak yang tumpah di lautan. Mikroorganisme ini mampu mencerna hidrokarbon dalam minyak, sehingga membantu membersihkan lingkungan laut yang tercemar.

  1. Teknologi Stem Cell (Sel Punca)

Stem cell, atau sel punca, adalah sel yang memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi berbagai jenis sel dalam tubuh. Teknologi sel punca digunakan dalam pengobatan regeneratif dan terapi regenerasi jaringan.

Contohnya saja adanya penggunaan sel punca untuk regenerasi jaringan otot jantung** pada pasien yang mengalami serangan jantung. Sel punca disuntikkan ke dalam area yang rusak untuk memperbaiki jaringan jantung yang mati atau rusak.

Itulah saja informasi yang bisa dibagikan pada kalian semuanya tentang adanya contoh penerapan bioteknologi modern dalam kehidupan sehari-hari. Semoga saja berguna ya.