Manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan kelompok makhluk hidup yang berasal dari sel. Sel ini kemudian akan mengalami pembelahan yang cukup banyak hingga membentuk tubuh manusia dan hewan seperti yang saat ini dapat kita lihat. Secara umum pembelahan sel terjadi dengan tiga tujuan yaitu pertumbuhan, perbaikan, dan reproduksi.
Pertumbuhan makhluk hidup tidak terlepas dari pembelahan sel. Makhluk hidup seiring berjalannya waktu akan tumbuh, hal ini diakibatkan karena sel-sel di tubuh makhluk hidup bertambah banyak. Apabila sel terus membelah, maka ukuran makhluk hidup akan semakin besar.
Pembelahan sel juga berguna ketika terdapat bagian tubuh yang terluka. Jaringan yang rusak akan diperbaiki oleh sel-sel baru yang membelah. Selain untuk perbaikan, pembelahan sel juga berguna dalam proses reproduksi. Individu baru merupakan hasil dari pembelahan sel.
Pembelahan Sel
Sel adalah bagian tubuh yang berukuran paling kecil. Sel-sel memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri dengan cara membentuk sel-sel baru. Proses ini disebut dengan pembelahan sel atau reproduksi sel.
Organisme tersusun atas sel-sel, pada uniseluler misalnya protozoa dan bakteri, pembelahan sel adalah mekanisme yang digunakan untuk berkembang biak. Sementara pada multiseluler, pembelahan sel akan menambah jumlah sel-sel yang ada di dalam tubuh.
Proses pembelahan sel terbagi menjadi dua, yaitu pembelahan langsung (amitosis) dan pembelahan tidak langsung (mitosis dan meiosis. Perbedaan dari keduanya adalah sebagai berikut :
- Pembelahan langsung
Pembelahan sel terjadi secara langsung pada organisme prokariotik. Hal ini dilihat berdasarkan ada tidaknya membran inti sel. Organisme prokariotik tidak memiliki membran inti sel, sehingga dapat melakukan pembelahan langsung yang disebut juga pembelahan biner pada bakteri.
- Pembelahan tidak langsung
Pembelahan tidak langsung terjadi karena harus melalui tahapan-tahapan tertentu selama proses pembelahan. Tahapan pembelahan tidak langsung biasanya terlihat dari kromosom yang berbeda-beda penampakannya. Kromosom berasal dari inti sel yang terdapat benang-benang kromatin.
Proses pembelahan sel menghasilkan kromosom yang berasal dari benang-benang kromatin yang menebal dan memendek. Kromosom berkemampuan untuk mengikat warna-warna tertentu, sehingga dapat diamati dengan mikroskop. Dalam proses pembelahan sel, kromosom berperan membawa sifat genetik.
Proses pembelahan sel juga ditandai dengan pembagian kromosom yang ada di dalam sel. Setiap perubahan kromosom menentukan tahap atau fase yang berbeda pada sel. Tahapan-tahapan inilah yang menyebabkan pembelahan sel dilakukan secara tidak langsung. Pembelahan jenis ini terbagi menjadi dua, yaitu pembelahan mitosis dan meiosis.
Perbedaan mendasar dari pembelahan mitosis dan meiosis adalah letak pembelahan di dalam tubuh. Pembelahan mitosis terjadi pada sel somatik, sementara pembelahan meiosis terjadi pada sel gonad. Dari segi genetik, pembelahan mitosis tidak memungkinkan terjadinya pencampuran genetik. Sementara pada pebelahan meiosis sudah pasti terjadi pencampuran genetik.
Pembelahan Mitosis
Pembelahan mitosis adalah pembelahan yang terjadi pada sel-sel tubuh makhluk hidup. Pembelahan mitosis mencakup bagian tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki. Pembelahan mitosis akan menghasilkan sel anak dengan kromosom berjumlah sama dengan kromosom induk.
Pembelahan mitosis akan menghasilkan 2 sel anakan. Kedua sel tersebut memiliki karakter yang sangat identik dengan sel induk secara genetik. Kromosom yang dimiliki oleh sel anakan disebut 2n atau diploid. Sel diploid memiliki kromosom yang selalu berpasangan (2n).
Pembelahan mitosis selain memengaruhi pertumbuhan makhluk hidup juga berperan dalam reproduksi aseksual. Pada manusia dan hewan pembelahan mitosis dapat dilihat pada pertumbuhan embrio hingga dewasa. Tahapan pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup dipengaruhi oleh pembelahan mitosis.
Proses pembelahan mitosis adalah suatu peristiwa yang berkesinambungan. Pembelahan mitosis terdiri atas empat fase pembelahan. Tahapan-tahapan dari pembelahan mitosis adalah profase, metafase, anafase, dan telofase.
Pembelahan mitosis adalah sebagian kecil dari siklus sel. Siklus sel itu sendiri memiliki tahapan berupa mitosis (M) dan periode pertumbuhan interfase. Tahapan interfase adalah bagian yang terbesar pada siklus sel. Interfase terdiri dari beberapa fase, yaitu fase pertumbuhan primer (G1), fase sintesis (S), dan fase pertumbuhan sekunder (G2).
Tahapan profase dimulai dari membran inti yang rusak dan berubah menjadi fragmen atau bagian-bagian yang lebih kecil. Setelah itu benang-benang kromatin akan memadat dan menjadi kromosom. Sementara tahapan metafase ditandai dengan kromosom yang berjejer di bidang ekuator atau bidang pembelahan.
Tahapan anafase ditandai dengan kromatid saudara dari setiap pasangan akan memisah menuju kutub yang berlawanan. Kemudian proses akhir anafase yaitu kedua kutub sel masing-masing memiliki kromosom yang jumlahnya sama. Sementara tahapan telofase terjadi ketika membran inti akan kembali bergabung dan kromosom mulai merenggang membentuk sel baru.
Tujuan Pembelahan Mitosis
Pembelahan sel yang terjadi di dalam tubuh ini memiliki tujuan sebagai berikut :
- Memperbaiki jaringan di dalam tubuh yang sudah rusak.
- Menunjang pertumbuhan tubuh dengan cara menambah jumlah sel.
- Mengganti sel-sel yang mati secara rutin akibat penuaan.
- Membentuk sel muda sebagai sel baru pengganti dari sel-sel sebelumnya.
- Sebagai pembelahan sel tipe reroduksi aseksual.
Itulah saja informasi yang bisa dibagikan pada kalian semuanya tentang adanya tujuan dilakukan adanya pembelahan mitosis beserta dengan penjelasan singkatnya. Semoga saja memberikan wawasan bagi kalian.