8 Contoh Fermentasi Asam Laktat yang Mudah Ditemukan

Diposting pada

Contoh Fermentasi Asam Laktat

Fermentasi asam laktat adalah proses biokimia di mana gula (seperti glukosa) dipecah menjadi asam laktat tanpa memerlukan oksigen. Proses ini sering terjadi pada organisme anaerob atau ketika sel-sel tidak mendapatkan cukup oksigen untuk melakukan respirasi aerobik. Ada banyak contoh fermentasi asam laktat yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Namun yang pastinya fermentasi asam laktat terjadi di berbagai produk makanan dan proses biologis, dari pembuatan yogurt hingga fermentasi pada otot manusia. Proses ini tidak hanya mengubah rasa dan tekstur makanan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan dengan memperpanjang masa simpan, meningkatkan kandungan probiotik, dan memudahkan pencernaan.

Contoh Fermentasi Asam Laktat

Berikut adalah contohnya adanya penerapan fermentasi asam laktat beserta penjelasannya:

  1. Pembuatan Yogurt

Yogurt dibuat melalui fermentasi susu menggunakan bakteri asam laktat seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus. Bakteri ini mengubah laktosa (gula susu) menjadi asam laktat, yang memberikan rasa asam pada yogurt dan membantu menggumpalkan protein susu untuk membentuk tekstur yang kental.

  1. Fermentasi Asam Laktat pada Kimchi

Kimchi adalah makanan fermentasi tradisional Korea yang dibuat dari sayuran, seperti kubis, lobak, dan bawang putih, yang difermentasikan dengan bakteri asam laktat, khususnya Lactobacillus kimchii.

Fermentasi ini memberikan rasa asam yang khas pada kimchi dan menciptakan kondisi yang menghambat pertumbuhan bakteri patogen, sehingga membuat makanan ini aman untuk disimpan dalam waktu yang lama.

  1. Pembuatan Sauerkraut

Sauerkraut adalah kubis fermentasi yang berasal dari Jerman. Proses fermentasinya juga dilakukan oleh bakteri asam laktat seperti Lactobacillus plantarum. Kubis segar difermentasikan dengan garam, yang kemudian menghasilkan asam laktat yang memberikan rasa asam.

  1. Pembuatan Keju

Pada pembuatan keju, bakteri asam laktat seperti Lactococcus lactis berperan dalam mengubah laktosa menjadi asam laktat. Proses ini menyebabkan koagulasi (pembekuan) protein susu, membentuk curd yang kemudian diproses menjadi keju.

  1. Otot Manusia saat Aktivitas Fisik Berat

Saat berolahraga berat atau aktivitas fisik yang intens, sel-sel otot tidak mendapatkan cukup oksigen untuk melakukan respirasi aerobik. Sebagai gantinya, mereka melakukan fermentasi asam laktat untuk menghasilkan energi (ATP).

  1. Pembuatan Acar

Acar, seperti acar timun, sering dibuat melalui fermentasi asam laktat. Bakteri seperti Lactobacillus brevis berperan dalam proses fermentasi, mengubah gula dalam sayuran menjadi asam laktat, yang memberikan rasa asam dan memperpanjang masa simpan acar. Dimana dalam fermentasi asam laktat pada acar meningkatkan rasa, mempertahankan tekstur renyah, dan membuatnya aman untuk disimpan dalam jangka waktu lama tanpa pengawet kimia.

  1. Pembuatan Tempe

Fermentasi dalam tempe tidak sepenuhnya merupakan fermentasi asam laktat, tetapi bakteri asam laktat seperti Lactobacillus ikut berperan dalam fermentasi bersama jamur *Rhizopus oligosporus*. Bakteri ini membantu mengatur pH lingkungan dan mendukung pertumbuhan jamur.

  1. Pembuatan Kefir

Kefir adalah minuman fermentasi susu yang mirip dengan yogurt, tetapi menggunakan starter yang disebut “butiran kefir”, yang terdiri dari berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri asam laktat dan ragi. Proses fermentasi ini mengubah laktosa menjadi asam laktat.

Itulah saja informasi yang bisa dibagikan tentang adanya contoh fermentasi asam laktat yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberikan wawasan bagi kalian semuanya.