Lahat merupakan Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Ibu kotanya yaitu Kecamatan Lahat. Dimana Kabupaten Lahat terdiri dari 7 Kecamatan induk yaitu Lahat, Kikim, Kota Agung, Jarai, Tanjung Sakti, Pulau Pinang, dan Merapi. Namun pasca pemekaran, Kecamatan di Kabupaten Lahat bertambah menjadi 24 Kecamatan, 18 Kelurahan, dan 360n Desa.
Pada tahun 2017, jumlah penduduk Kabupaten Lahat sebanyak 427.320 jiwa dengan luas wilayah 5.311,74 km² dan sebaran penduduk 80 jiwa/km².
Pada tahun 2024, mayoritas penduduk Kabupaten Lahat didominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 288.54 ribu atau 64.86% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 23,42% dan 11,72%. Jumlah penduduk di Kabupaten Lahat tercatat 444,89 ribu jiwa data per tahun 2024. Dari tahun 2017 sampai tahun 2024 penduduk di Kabupaten Lahat mengalami pertambahan sekitar 17,57 jiwa.
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat terbentuk karena dilatarbelakangi oleh kedatangan Hindia Belanda pada tahun 1823 di Sumatera Selatan. Saat itu, Belanda mencoba mengambil alih kekuasaan Kesultanan Palembang yang dipimpin oleh Sultan Mahmud Badaruddin II. Pada tahun 1825, pemerintah Belanda menyusuri wilayah Sumatera Selatan hingga ke bagian barat.
Belanda membuat strategi untuk menguasai Sumatera Selatan dengan membentuk Pemerintah Tingkat Karesidenan Palembang. Kepemimpinan daerah jatuh ke tangan seorang residen dengan pusat ibu kota di Palembang.
Kejayaan Belanda tidak diterima masyarakat Lahat. Daerah yang menjadi kekuasaan Belanda mendapat perlawanan hebat dari warga asli yang tidak mau dijajah yang dikenal sebagai perang Benteng Jati, Benteng Muntar Alam, dan Benteng Tebang Serut.
Dari peperangan itu lahirlah persatuan antara masyarakat Lahat yang mengalami kekalahan saat perang Benteng Jati. Kesepakatan terjadi dari masing-masing pemimpin suku untuk mempertahankan persatuan daerah.
Adanya kesepakatan menjadi dasar terbentuknya hari jadi daerah tingkat II Kabupaten Lahat pada 20 Mei 1969 bertepatan dengan pembentukan Afdeling Lematang Oeloe, en Lematang Ilir, en de Pasemah Landen yang dipimpin Asisten Residen PP.DU.CLOUX.
Kabupaten Lahat yang terdiri atas dataran tinggi, dataran rendah, dan tanahnya subur dengan pemandangan yang indah. 5 sungai yang ada di Kabupaten Lahat yaitu; Sungai Musi, Sungai Lematang, Sungai Kikim, Sungai Manna, dan Sungai Lintang.
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah indikator utama perekonomian di suatu wilayah. PDRB atas harga konstan Kabupaten Lahat selama kurun waktu 8 tahun mengalami peningkatan secara signifikan, dengan nilai PDRB paling besar berasal dari sektor pertambangan dan penggalian sebesar 4,049,512. Kabupaten Lahat memiliki potensi strategis untuk hasil-hasil tambang, baik bahan tambang galian golongan C, batubara, minyak, dan gas bumi dan berbagai hasil tambang lainnya yang belum dieksplorasi.
‘Dibidang perdagangan dengan adanya mall yang cukup besar di Lahat serta menjamurnya objek wisata disertai dengan adanya toko-toko kecil yang menarik minat dari berbagai wilayah kabupaten kota di sekitar Kabupaten Lahat mengakibatkan penciptaan lapangan pekerjaan. Serta sektor pertanian adalah tumpuan Kabupaten Lahat.
Jika dirinci luas lahan sawah di Lahat sekitar 18.478 ha dan bukan sawah sawah sebesar 345.453 ha. Pertumbuhan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan pada tahun 2017 yaitu sebesar 19.88.
UMK Kabupaten Lahat
Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) merupakan standar minimum upah yang berlaku di suatu Kabupaten atau Kota. UMK ditetapkan oleh Gubernur, namun Bupati atau Walikota memiliki kewenangan untuk mengusulkan jumlah UMK. UMK berbeda dengan UMP (Upah Minimum Provinsi). UMK ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dan biaya hidup yang spesifik di wilayah tersebut. Perhitungan UMK melibatkan kebutuhan kehidupan layak, pertumbuhan ekonomi, hingga produktivitas.
UMR 2024 / UMK Tingkat II Kabupaten Lahat yang berada di Provinsi Sumatera Selatan ini ditetapkan sebesar 3.456.874 (+1.52%) dari UMK tahun 2023 sebesar 3.404.177. Sedangkan biaya hidup per orang di Kabupaten Lahat menurut Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan oleh BPS pada bulan maret 2021 adalah sebesar 915.708, dengan tingkat inflasi umum tahunan pada tahun 2022 adalah sebesar 5.5%, inflasi tahun 2023 sebesar 2.61%, dan estimasi inflasi tahun 2024 menurut BI sebesar 3.2%, maka biaya hidup per kapita/orang di Kabupaten Lahat pada tahun 2024 adalah sebesar 1.023.008.
Adapun untuk Tahun 2025 secara keseluruhan UMK Lahat antara Rp 3,9 juta hingga Rp 4 juta angka UMK ini sendiri setidaknya lebih tinggi sekitar Rp 200.000 per bulan dibandingkan dengan adaya UMP Sumatera Selatan
Dimana Kabupaten Lahat memiliki 24 Kecamatan, yaitu; Gumay Talang, Gumay Ulu, Jarai, Kikim Barat, Kikim Selatan, Kikim Tengah, Kikim Timur, Kota Agung, Lahat, Lahat Selatan, Merapi Barat, Merapi Selatan, Merapi Timur, Muarapayang, Mulak Sebingkai, Mulak Ulu, Pagar Gunung, Pajar Bulan, Pseksu, Pulau Pinang, Sukamerindu, Tanjung Sakti Pumu, Tunjang Sakti Pumi, Tanjung Tebat.
Contoh Perusahaan di Kabupaten Lahat
Berikut adalah contoh perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yaitu;
- PT Muara Alam Sejahtera Baramulti Group, merupakan perusahaan pertambangan terkemuka di Kabupaten Lahat.
- PT Putra Hulu Lematang, merupakan perusahaan pertambangan di lahan luas sekitar 1.186 hektar dan lahan pelabuhan seluas 100 hektar di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
- Pelita Industri, dengan produk usaha papan.
- PT. Antang Ganda Utama, kelapa sawit.
- PT Merapi Jaya Sinergi (MJS), bergerak dalam bidang pertambangan batubara
- PT Golden Great Borneo (PT GGB), perusahaan swasta nasional yang didirikan di Desa Prabumenang, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat pada tahun 2010 yang bergerak pada bisnis pertambangan dan mineral.
- PT Muara Alam Sejahtera, bergerak dalam bidang pertambangan batubara.
Itulah saja informasi yang bisa dibagikan pada kalian semuanya tentang adanya UMK Kabupaten Lahat Provinsi Sumatera Selatan. Semoga saja memberikan wawasan bagi kalian yang membutuhkan referensinya lho ya.
